SAMOSIR, METRODAILY – Sebanyak 40 pelajar tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Samosir mengikuti lomba menulis esai yang digelar Yayasan Alusi Tao Toba bekerja sama dengan Sisi Baik, Rabu (1/5), di Hotel JTS, Desa Siopat Sosor, Kecamatan Pangururan.
Kegiatan ini mengangkat tema “Aku dan Mimpimu”, yang mendorong generasi muda untuk berani mengungkapkan cita-cita dan gagasan melalui tulisan.
Sejumlah tokoh hadir sebagai dewan juri, di antaranya Nestor Rico Tambunan, Septian Nainggolan, Togu Simorangkir, Maman Suherman.
Baca Juga: 38 Ribu Lebih Penyuluh Pertanian Diusulkan Jadi ASN Pusat, Ini Rinciannya
Nestor Rico Tambunan menilai lomba ini menjadi ruang penting bagi pelajar untuk mengekspresikan mimpi yang selama ini terpendam.
“Banyak anak muda yang tidak berani mengungkapkan mimpinya. Lewat esai, mereka bisa menuangkannya secara lebih bebas dan terarah,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan literasi seperti ini perlu terus didorong agar generasi muda memiliki keberanian sekaligus kemampuan berpikir kritis.
Baca Juga: 4 Nama Lolos UKK Dirtek Perumda Tirta Uli, Siapa Paling Kuat? Ini Daftarnya
Tingkatkan Literasi dan Pola Pikir
Ia menambahkan, menulis bukan sekadar menuangkan ide, tetapi juga melatih cara berpikir yang sistematis dan konseptual.
“Dengan menulis, anak-anak terbiasa merangkai apa yang mereka baca, lihat, dan rasakan menjadi gagasan yang terstruktur. Ini penting untuk masa depan mereka,” jelasnya.
Panitia menyediakan sejumlah penghargaan bagi para pemenang, yakni:
- Juara I: Rp2 juta, piagam, dan paket buku
- Juara II: Rp1,5 juta, piagam, dan paket buku
- Juara III: Rp1 juta, piagam, dan paket buku
Baca Juga: Rp12 Triliun untuk Petani, Mentan Amran: Hibah Tanaman Gratis & Irigasi
Lomba ini diharapkan menjadi pemicu meningkatnya minat literasi di kalangan pelajar Samosir, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya generasi muda yang berani bermimpi dan menuangkan gagasan secara kritis. (net)