Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

UMBK di Labura Pakai HP, Kakan Kemenag Turun Cek Pelaksanaan di MTsN 2

Editor Satu • Selasa, 21 April 2026 | 09:00 WIB
Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Utara H. Julsukri Mangandar Limbong saat melakukan monitoring pelaksanaan UMBK berbasis handphone di MTsN 2 Labuhanbatu Utara, Senin (20/4/2026).
Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Utara H. Julsukri Mangandar Limbong saat melakukan monitoring pelaksanaan UMBK berbasis handphone di MTsN 2 Labuhanbatu Utara, Senin (20/4/2026).

LABURA, METRODAILY – Inovasi pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) menggunakan handphone mendapat perhatian serius dari Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kepala Kantor Kementerian Agama Labuhanbatu Utara, H. Julsukri Mangandar Limbong turun langsung melakukan monitoring pelaksanaan UMBK berbasis handphone di MTsN 2 Labuhanbatu Utara, Senin (20/4/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Kakan Kemenag memastikan kesiapan sistem ujian digital, mulai dari perangkat yang digunakan siswa hingga pengawasan di ruang ujian yang telah disiapkan pihak madrasah.

Baca Juga: Harga LPG Non-Subsidi Resmi Naik 18 April 2026

Menurut Julsukri, pemanfaatan handphone sebagai media ujian merupakan langkah adaptif di tengah keterbatasan fasilitas komputer, tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.

“Ini inovasi yang patut diapresiasi. Dengan sistem yang terkontrol dan pengawasan ketat, ujian tetap dapat berjalan objektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penggunaan perangkat pribadi seperti handphone juga memiliki tantangan, terutama potensi kecurangan. Karena itu, peran pengawas dan panitia menjadi krusial dalam menjaga integritas ujian.

Ia juga mengapresiasi kesiapan pihak madrasah, mulai dari dukungan jaringan internet, pengaturan aplikasi ujian, hingga penerapan tata tertib bagi peserta.

Baca Juga: Tragedi Lansia di Siantar, Ditinggal Sakit Sendiri di Rumah: Ditemukan Tewas Membusuk

Sementara itu, Kepala MTsN 2 Labuhanbatu Utara, Nurhabibah Harahap menjelaskan, penggunaan handphone merupakan solusi atas keterbatasan perangkat komputer di sekolah.

“Kami telah melakukan simulasi sebelumnya untuk memastikan siswa memahami mekanisme ujian dan tidak mengalami kendala teknis,” jelasnya.

Pihak madrasah juga menerapkan sejumlah aturan ketat, seperti penggunaan aplikasi khusus ujian, pengawasan berlapis, serta larangan membuka aplikasi lain selama ujian berlangsung.

Baca Juga: Pengedar Sabu 2,25 Gram  Ditangkap di Depan Rumah Makan

“Alhamdulillah, pelaksanaan berjalan lancar dan tidak ditemukan kendala berarti,” tambahnya.

Lebih lanjut, inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi madrasah lain yang menghadapi keterbatasan fasilitas, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih luas dalam dunia pendidikan.

Monitoring yang dilakukan Kementerian Agama ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan UMBK, sekaligus memastikan prinsip kejujuran dan profesionalisme tetap terjaga. (Gus)

Editor : Editor Satu
#umkb berbasis hape #labura