
TAPTENG, METRODAILY – Sebanyak 196 siswa MAN 3 Tapanuli Tengah mengikuti Wisuda Tahfidz Qur’an dan Haflah Akhirussanah sebagai penanda selesainya masa pendidikan di tingkat madrasah aliyah.
Kegiatan yang digelar di GOR Pandan, Rabu (15/4/2026), dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi.
Mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani sebagai Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”, acara ini menjadi momentum penting dalam mencetak generasi muda berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.
Baca Juga: Jalan Gereja Siantar Amblas Akibat Kasur Nyangkut di Drainase, Kini Mulai Diperbaiki
Mahmud Efendi menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya madrasah dalam melahirkan generasi Qur’ani.
Menurutnya, generasi Qur’ani tidak hanya sebatas menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an adalah amanah besar. Jagalah hafalan, amalkan, dan jadilah teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, para penghafal Al-Qur’an diharapkan mampu menjadi pribadi yang jujur, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial dan tanggung jawab dalam menjaga keseimbangan kehidupan.
Baca Juga: 8 Polsek di Simalungun Resmi Ganti Nama, Ini Daftar Lengkap dan Alasannya
“Kami berharap akan semakin banyak lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah, Juraidah Siregar, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tapanuli Tengah atas dukungan yang diberikan, termasuk saat sekolah terdampak bencana ekologis pada November 2025 lalu.
“Kami sangat merasakan dukungan pemerintah, terutama saat penanganan pascabencana,” ungkapnya. (zatam)