Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Ukur Kesiapan Kerja, SMK PP 1 Kualuh Selatan Gelar UKK, Libatkan Industri Langsung

Editor Satu • Selasa, 7 April 2026 | 14:32 WIB
Siswa SMK Negeri Pertanian Pembangunan 1 Kualuh Selatan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian dengan pengawasan dari dunia industri.
Siswa SMK Negeri Pertanian Pembangunan 1 Kualuh Selatan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian dengan pengawasan dari dunia industri.

LABURA, METRODAILY – SMK Negeri Pertanian Pembangunan 1 Kualuh Selatan melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas akhir sebagai tahap akhir evaluasi pembelajaran, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini menjadi indikator penting dalam mengukur kesiapan siswa menghadapi dunia usaha dan dunia industri (DUDI), dengan melibatkan pengawas eksternal dari kalangan profesional.

Untuk jurusan Pertanian, pengawasan dilakukan oleh perwakilan PTPN IV Perkebunan Labuhan Haji, yakni Ahmad Anjuh Saragih dan Jerry Afrimsa Sijabat. Sementara jurusan Peternakan diawasi oleh Erifson Lubis dari PT New Hope Medan.

Baca Juga: Omzet Tembus Miliaran, Agen Lion Parcel di Medan Melejit Berkat Bisnis Fesyen

Kepala sekolah Dame Ginda menegaskan, UKK bukan sekadar ujian, tetapi tolok ukur kompetensi siswa sesuai kebutuhan industri.

“Dengan melibatkan pengawas dari dunia industri, kami memastikan penilaian objektif dan sesuai standar lapangan kerja,” ujarnya.

Uji Teori hingga Praktik Lapangan

Kepala Jurusan Pertanian Susi menjelaskan, siswa diuji tidak hanya dari sisi teori, tetapi juga praktik langsung, mulai dari pengolahan lahan hingga teknik budidaya.

Baca Juga: 100 Calon Jemaah Haji Dilepas  Wabup Batu Bara Minta Jemaah Jaga Fisik

“Materi disusun berbasis kurikulum industri, sehingga siswa dituntut menunjukkan keterampilan nyata,” jelasnya.

Sementara Kepala Jurusan Peternakan Rafika Marliana menyebut pihaknya telah memberikan pendampingan intensif sebelum pelaksanaan UKK.

“Kami dorong siswa percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” katanya.

Sinergi Sekolah dan Industri

Keterlibatan pengawas eksternal dinilai memberi nilai tambah, tidak hanya dalam penilaian tetapi juga masukan terhadap pengembangan kurikulum.

Baca Juga: Kejagung Periksa Kajari Karo, Kasus Amsal Sitepu Berujung Klarifikasi 4 Jaksa

Komite sekolah Agusman Tanjung mengapresiasi langkah tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan.

“Kolaborasi ini penting agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap kerja,” ujarnya.

Pelaksanaan UKK berlangsung tertib dan lancar, dengan siswa mengikuti seluruh tahapan ujian secara serius.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lulusan SMK mampu menjadi tenaga kerja terampil, profesional, dan siap bersaing di dunia industri. (Gus)

Editor : Editor Satu
#teori dan praktek #SMK PP Negeri 1 Labura