TAPSEL, METRODAILY – Keterbatasan ekonomi keluarga tak menghalangi langkah Salwa Ermina, siswi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Tapanuli Selatan, untuk meraih mimpi melanjutkan pendidikan tinggi. Ia berhasil lolos ke Universitas Gadjah Mada tanpa tes melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Salwa, yang berasal dari Desa Sianggunan, Kecamatan Batang Toru, menjadi salah satu bukti bahwa akses pendidikan tetap terbuka bagi siswa berprestasi, meski dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.
Ia juga merupakan penerima Beasiswa Martabe dari PT Agincourt Resources, program yang telah membantu banyak generasi muda di wilayah Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Baca Juga: Bupati Madina Mutasi 59 Pejabat Sekaligus, Ini Daftar Posisi Strategisnya
“Awalnya saya tidak diizinkan kuliah jauh karena kondisi ekonomi. Tapi saya tetap mencoba daftar ke UGM, dan setelah lulus, orang tua akhirnya mengizinkan,” ujar Salwa, Sabtu (4/3/2026).
Anak kedua dari pasangan Rusdi Hanafi Siregar dan Fitriah ini dikenal sebagai siswa berprestasi. Salah satu pencapaiannya adalah meraih juara 2 tingkat nasional dalam ajang Sobat Competition 2025 yang digelar oleh United Tractors.
Prestasi tersebut membawanya meraih berbagai penghargaan, mulai dari trofi, sertifikat, hingga kesempatan magang di United Tractors, yang menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan akademiknya.
Baca Juga: Pemkab Labuhanbatu Percepat Penyusunan RKPD 2027, Fokus Dukung Prioritas Nasional
“Magang di United Tractors menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya,” ungkapnya.
Sebagai informasi, United Tractors merupakan pemegang saham mayoritas di PT Agincourt Resources yang mengelola Tambang Emas Martabe di Batang Toru. Program Beasiswa Martabe sendiri telah berjalan sejak 2017 dan secara konsisten mendukung pendidikan generasi muda di sekitar wilayah operasional tambang.
Meski telah dinyatakan lulus di UGM dengan jurusan Teknik Kimia, Salwa mengaku masih diliputi rasa cemas terkait biaya pendidikan. Ia pun berharap dapat kembali memperoleh Beasiswa Martabe untuk menunjang perkuliahannya.
“Perasaan saya tentu sangat senang dan bersyukur. Tapi di sisi lain, saya juga berharap bisa melanjutkan beasiswa saat kuliah nanti,” katanya.
Baca Juga: Pemkab Labuhanbatu Utara Gerak Cepat Tangani Warga Penderita Tumor
Salwa juga menyampaikan harapan agar operasional Tambang Emas Martabe tetap berjalan, karena dinilai memberikan dampak besar bagi pendidikan generasi muda di daerahnya.
Ia berkomitmen, jika kembali mendapatkan beasiswa, akan memberikan kontribusi bagi perusahaan maupun pembangunan daerah Tapanuli Selatan di masa depan.
Sementara itu, Kepala MAN IC Tapanuli Selatan, Abdul Hakim Siregar, mengungkapkan rasa bangga atas capaian para siswanya.
Baca Juga: Dua Personel Polres Tapsel Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian
Berdasarkan hasil SNBP 2026, sebanyak 12 dari 32 siswa MAN IC Tapsel dinyatakan lulus ke berbagai perguruan tinggi negeri tanpa tes.
“Ini capaian yang patut disyukuri. Salah satunya Salwa Ermina yang diterima di UGM jurusan Teknik Kimia,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi dan berani bermimpi tinggi, meski dihadapkan pada keterbatasan. (Net)
Editor : Editor Satu