400 Siswa Ikuti Pesantren Kilat Ramadan Asahan 2026 di SMP Darussalam

Editor Satu • Dipublikasikan Senin, 9 Maret 2026 | 13:00 WIB

Ratusan siswa mengikuti Pesantren Kilat Ramadan 2026 tingkat SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Asahan yang digelar di SMP Darussalam Islamic School, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 400
Ratusan siswa mengikuti Pesantren Kilat Ramadan 2026 tingkat SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Asahan yang digelar di SMP Darussalam Islamic School, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 400

ASAHAN, METRODAILY — Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menggelar Pesantren Kilat Ramadan 2026 tingkat SMP negeri dan swasta se-kabupaten tersebut di SMP Darussalam Islamic School, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kisaran Timur ini diikuti sekitar 400 siswa dari 119 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Asahan.

Setiap sekolah mengirimkan dua perwakilan siswa yang terdiri dari satu peserta putra dan satu peserta putri.

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Musa Al Bakri mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kesepakatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP-PAI) yang diketuai Irwansyah. Program ini ditetapkan sebagai agenda rutin pendidikan setiap bulan suci Ramadan.

“Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini telah menjadi agenda dalam kalender pendidikan Kabupaten Asahan dan dilaksanakan setiap bulan Ramadan,” ujar Musa.

Sebelum pembukaan kegiatan dimulai, acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh siswa SMP Darussalam Islamic School bernama Athifah Danish Mumtazah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Taufik Zainal Abidin bersama unsur Forkopimda Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Bupati Taufik menyampaikan bahwa kegiatan pesantren kilat merupakan langkah nyata dalam membina generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, serta akhlak yang baik.

“Bulan suci Ramadan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperkuat pendidikan karakter. Melalui pesantren ini saya berharap para siswa dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta menumbuhkan semangat disiplin dan tanggung jawab,” katanya.

Ia juga mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara sungguh-sungguh.

Selain itu, Taufik turut mengapresiasi para guru dan panitia yang telah berperan dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, pesantren kilat Ramadan tidak hanya menjadi sarana memperdalam ilmu agama, tetapi juga membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan karakter generasi muda di Kabupaten Asahan.

“Bulan Ramadan adalah waktu yang baik untuk menuntut ilmu. Melalui pesantren kilat ini, anak-anak dapat mendalami ilmu dunia sekaligus ilmu akhirat,” ujarnya. (Gaf)

Editor : Editor Satu
pesantren kilat