Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

280 Sekolah di Taput Resmi Terapkan 5 Hari Sekolah, Jam Belajar Ditambah

Editor Satu • Kamis, 12 Februari 2026 | 14:30 WIB

 

Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Betty Sitorus, saat memberikan keterangan terkait penerapan program 5 hari sekolah di Taput.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Betty Sitorus, saat memberikan keterangan terkait penerapan program 5 hari sekolah di Taput.

TAPUT, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Pendidikan resmi menerapkan Program 5 Hari Sekolah di 280 satuan pendidikan, terdiri dari 227 sekolah dasar (SD) dan 53 sekolah menengah pertama (SMP).

Program ini diprioritaskan bagi sekolah yang telah menerima program MBG sejak 9 Februari 2026. Penerapannya dilakukan setelah melalui kesepakatan antara pihak sekolah, orangtua siswa, dan komite sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara, Betty Sitorus, menegaskan kebijakan tersebut tidak diberlakukan secara sepihak.

Baca Juga: Tembus Medan Ekstrem, Polres Tapteng Pasang PLTS untuk Warga Desa Sialogo

“Program ini tidak diberlakukan secara sepihak. Semua sudah melalui rapat bersama dengan orangtua dan komite sekolah. Pengaturan waktu belajar juga disusun agar anak-anak tetap nyaman, tidak terbebani, dan tetap bersemangat,” ujar Betty kepada wartawan, Rabu (11/2).

Ia menjelaskan, sistem 5 Hari Sekolah menerapkan kegiatan belajar mengajar dari Senin hingga Jumat, sementara Sabtu dan Minggu menjadi hari libur. Konsekuensinya, durasi jam belajar per hari menjadi lebih panjang dibanding pola enam hari sekolah.

Menurut Betty, program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat pendidikan karakter siswa. Selain itu, kebijakan ini diharapkan memberi ruang lebih bagi siswa untuk berinteraksi dengan keluarga serta mengembangkan minat dan bakat di luar sekolah.

Baca Juga: TP PKK Tapteng Salurkan Bantuan Pangan ke Pengungsi Huntara Pinangsori

“Dengan lima hari sekolah, anak-anak memiliki waktu istirahat yang cukup di akhir pekan dan lebih banyak waktu bersama keluarga. Ini bagian dari upaya kita membangun pendidikan yang lebih berkualitas dan seimbang,” katanya.

Dinas Pendidikan berharap penerapan program ini berjalan efektif melalui manajemen waktu yang baik serta pengawasan berkelanjutan.

Secara terpisah, sejumlah kepala sekolah dan guru menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut. Mereka menilai program ini telah disepakati bersama orangtua dan komite sekolah dengan pengaturan jadwal yang terstruktur, meski jam pelajaran per hari lebih panjang.

Baca Juga: Kahiyang Ayu Dampingi SERUNI KMP Salurkan Bantuan ke Huntara Tapteng

Pihak sekolah juga berharap program 5 Hari Sekolah dievaluasi secara berkala agar pelaksanaannya tetap menyesuaikan kebutuhan siswa dan kondisi masing-masing sekolah. (net)

Editor : Editor Satu
#5 hari sekolah #Dinas Pendidikan Taput