Lewat Talent Scouting, Disiapkan Tembus Pendidikan Internasional
TAPTENG, METRODAILY – SMA Negeri 1 Plus Matauli Pandan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi berdaya saing global. Melalui jalur talent scouting, sekolah unggulan di Sumatera Utara ini memberikan beasiswa penuh kepada 20 siswa/siswi asal Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga untuk tahun ajaran 2026/2027.
Ketua Yayasan Matauli, Fitri Krisnawati Tandjung, menyampaikan bahwa para penerima beasiswa akan mendapatkan pendidikan berbasis kurikulum International Baccalaureate (IB) dan tinggal di Asrama Yayasan Matauli selama tiga tahun masa pendidikan.
Menurut Fitri, program tersebut merupakan strategi Yayasan Matauli dalam mendorong peserta didik agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Baca Juga: Tol Sinaksak–Simpang Panei Selangkah Lagi Resmi Beroperasi
“Mimpi saya adalah membawa anak-anak Tapteng dan Sibolga tidak hanya tampil di tataran pendidikan nasional, tetapi menjadi generasi emas di skala internasional,” ujar Fitri dalam zoom meeting di Aula SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Jumat (30/1/2026).
Ia menjelaskan, sejak tahun 2021 Yayasan Matauli telah merancang konsep pendidikan berstandar internasional melalui berbagai tahapan persiapan, mulai dari pelatihan guru hingga peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran.
“Kami mengikuti berbagai program pengembangan, seperti Beasiswa Indonesia Maju, beasiswa bersama sponsor, hingga program talent scouting yang setiap tahun mendapat apresiasi tinggi,” ungkapnya.
Baca Juga: Wamen Dikdasmen Hadiri Serah Terima Renovasi Masjid Taqwa di Siantar
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Plus Matauli Pandan, Deden Rachmawan, menegaskan bahwa kurikulum IB merupakan sistem pendidikan internasional dengan standar akademik yang ketat dan berkualitas tinggi.
“Oleh karena itu, seleksi penerima beasiswa melibatkan psikolog. Penilaian tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga kemampuan bahasa Inggris, kemandirian, kecerdasan emosional, serta daya juang siswa,” jelas Deden.
Selain mengumumkan 20 siswa penerima beasiswa penuh, pihak sekolah juga memberikan 55 golden ticket kepada siswa lain yang belum lolos jalur talent scouting.
Baca Juga: Polisi Siantar Survei Perlintasan KA, Masih Ada Titik Tanpa Palang di Jalan Medan
Penerima golden ticket dipastikan diterima sebagai siswa SMAN 1 Plus Matauli Pandan, namun tetap harus mengikuti ujian reguler untuk penentuan peminatan bidang studi.
“Golden ticket memastikan mereka diterima sebagai siswa Matauli, tinggal mengikuti tahapan selanjutnya sesuai ketentuan,” tutup Deden. (dh)
Editor : Editor Satu