Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

STEAM Expo 2026 Digelar Serentak, Sampoerna Academy–ALMI Siapkan Siswa Jadi Inovator Masa Depan

Editor Satu • Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:27 WIB

 

Siswa Sampoerna Academy mempresentasikan proyek inovasi berbasis STEAM dalam ajang STEAM Expo 2026 bertema “Inventing Tomorrow”, hasil kolaborasi dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).
Siswa Sampoerna Academy mempresentasikan proyek inovasi berbasis STEAM dalam ajang STEAM Expo 2026 bertema “Inventing Tomorrow”, hasil kolaborasi dengan Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI).

MEDAN, METRODAILY – Sampoerna Academy kembali menggelar STEAM Expo 2026 bertema “Inventing Tomorrow” secara serentak di seluruh kampus pada 30–31 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi ajang unjuk karya ratusan proyek siswa berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), sekaligus memperkuat transformasi pendidikan yang berorientasi pada solusi nyata dan digerakkan langsung oleh siswa.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Sampoerna Academy menggandeng Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini bertujuan memperkuat ekosistem pembelajaran dengan menghadirkan perspektif sains dan riset, sekaligus menjembatani dunia pendidikan dengan komunitas ilmuwan dan peneliti.

Principal of Sampoerna Academy Citra Medan, Kelly M. Wailes, menegaskan bahwa tantangan masa depan yang semakin kompleks menuntut lahirnya solusi yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga pengalaman nyata.

“Solusi masa depan harus lahir dari inovasi yang digagas dan digerakkan oleh siswa. Melalui pembelajaran STEAM berbasis proyek, siswa tidak hanya mengerjakan tugas, tetapi ikut mengidentifikasi masalah, merancang solusi, bereksperimen, hingga belajar dari kegagalan. Ini membentuk pola pikir inovatif dan tanggung jawab atas ide mereka sendiri,” ujar Kelly.

Siswa Sampoerna Academy mempresentasikan proyek inovasi berbasis STEAM dalam ajang STEAM Expo 2026 bertema “Inventing Tomorrow”, dengan judul inovasi: mini delivery robot.
Siswa Sampoerna Academy mempresentasikan proyek inovasi berbasis STEAM dalam ajang STEAM Expo 2026 bertema “Inventing Tomorrow”, dengan judul inovasi: mini delivery robot.

Setiap tahun, siswa Sampoerna Academy, baik secara individu maupun kelompok, ditantang mengembangkan inovasi dari pembelajaran yang mereka jalani di sekolah.

Karya-karya terpilih kemudian dipamerkan dalam STEAM Expo sebagai bukti nyata proses belajar berbasis eksplorasi dan riset.

Pada STEAM Expo 2026, Sampoerna Academy mencatat 707 proyek STEAM, termasuk 183 proyek dari siswa Medan (Citra dan Cipto).

Sejumlah karya inovatif menjadi sorotan, di antaranya The Anti-Sleep Alarm karya Nalin Baghel (Grade 8) yang dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan pengendara dan mencegah kecelakaan akibat kantuk, serta Smart Irrigation System karya Phildarren Dominic Woo (Grade 6) yang menggunakan sensor untuk menyiram tanaman secara otomatis saat tanah kering.

Kolaborasi dengan ALMI dinilai sejalan dengan misi organisasi tersebut dalam menumbuhkan budaya ilmiah sejak dini. Perwakilan ALMI, Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, M.A, menilai pendidikan STEAM interdisipliner menjadi kebutuhan mendesak di tengah pesatnya kemajuan teknologi.

“Tantangan utama ke depan adalah mengimbangi kemajuan teknologi dengan etika humanis serta memanfaatkan sains untuk menjawab krisis lingkungan. Pendidikan STEAM interdisipliner menjadi solusi jangka panjang untuk membangun ekosistem sains yang reflektif, kolaboratif, dan berkeadilan,” kata Saiful Akmal yang juga menjabat Direktur International Office UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Selain sebagai dewan juri, ALMI juga menghadirkan program Scientist Goes to School bertema “Vaccines & Vaccination: Facts and Myths” bersama dr. Harapan, DTM&H, M.InfectDis, PhD.

Melalui sesi ini, siswa diajak memahami isu vaksinasi secara kritis dan membedakan fakta ilmiah dari mitos yang beredar.

Kelly M. Wailes, Principal of Sampoerna Academy Citra Medan, bersama Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, M.A dari Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Jimmy Ujung saat STEAM Expo 2026 di Medan.
Kelly M. Wailes, Principal of Sampoerna Academy Citra Medan, bersama Prof. Dr.phil. Saiful Akmal, M.A dari Akademi Ilmuwan Muda Indonesia (ALMI) dan Jimmy Ujung saat STEAM Expo 2026 di Medan.

Dari sisi orang tua, Jimmy Ujung, ayah Phildarren Dominic Woo, mengapresiasi proses pembelajaran berbasis proyek yang dijalani anaknya. Menurutnya, proses eksplorasi dan keberanian beriterasi jauh lebih penting daripada sekadar hasil akhir.

“Anak belajar menggali ide, menguji konsep, dan tidak takut gagal. Ini membangun kepercayaan diri dan resiliensi mereka untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Sebagai rangkaian lanjutan, Sampoerna Academy juga akan menggelar STEAM Competition 2026 pada 7 Maret 2026 di Sampoerna Academy L’Avenue, Jakarta.

Kompetisi ini terbuka bagi siswa dari sekolah lain sebagai wadah berinovasi melalui pendekatan STEAM. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi Sampoerna Academy.

Kelly berharap pengalaman STEAM Expo mampu membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan relevan di masa depan.

“Kami ingin siswa tumbuh menjadi individu kritis, kreatif, dan percaya diri, serta mampu melihat masalah sebagai peluang untuk menciptakan solusi,” tutupnya. (Rel)

 

Editor : Editor Satu
#STEAM Expo 2026 #Sampoerna Academy