Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Seminar Anti Narkoba di Siantar, Siswa SMA Antusias Bertanya Pakai Bahasa Inggris

Editor Satu • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:30 WIB
Olivia Nur Octora Silalahi saat menjadi pembicara dalam Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba di Pematangsiantar.
Olivia Nur Octora Silalahi saat menjadi pembicara dalam Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba di Pematangsiantar.

SIANTAR, METRODAILY — Antusiasme siswa-siswi SMA/SMK mewarnai Seminar Generasi Muda Tanpa Narkoba yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar di Ballroom Lantai 6 Hotel Sapadia, Senin (12/1).

Menariknya, sejumlah peserta melontarkan pertanyaan menggunakan Bahasa Inggris kepada salah satu narasumber, Olivia Nur Octora Silalahi BSc MSc.

Seminar bertema “Membangun Generasi Muda yang Berdaya Saing Menuju Generasi Emas 2045” tersebut menghadirkan Olivia Silalahi, Founder of Flush-Tech sekaligus dosen di University of Manchester, Inggris.

Olivia merupakan putri kedua Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi.

Selain Olivia, seminar juga menghadirkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Ketua Komisi III DPRD Pematangsiantar Cindira BMus (Hons), serta Frensi Purba SSos mewakili BNN Kota Pematangsiantar.

Dalam pemaparannya, Olivia membagikan pengalaman hidup dan pendidikannya di Inggris sejak usia delapan tahun.

Ia menceritakan perjalanan hidup mandiri, mulai dari kuliah, mengikuti wajib militer, bekerja paruh waktu sebagai pelayan restoran, hingga berhasil mengembangkan inovasi deteksi kanker melalui urine.

Olivia memotivasi para pelajar agar tidak mudah menyerah, rajin belajar, berani menyampaikan pendapat, serta membangun lingkungan pertemanan yang positif dan mendukung cita-cita.

“Dan yang paling penting, jauhi narkoba,” pesan Olivia kepada peserta seminar.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, bersama perwakilan BNN dan DPRD, juga menekankan pentingnya memilih circle pertemanan yang sehat serta meningkatkan keterampilan diri agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

“Tantangan ke depan semakin berat. Kalian harus punya skill dan terus mengasah kemampuan agar bisa sukses,” pesan para narasumber.

Sebelumnya, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema seminar bukan sekadar slogan, melainkan panggilan tanggung jawab bagi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Tahun 2045 adalah momentum 100 tahun Indonesia merdeka. Saat itu, kalianlah yang akan menjadi pemimpin, inovator, pengusaha, pendidik, dan penggerak pembangunan bangsa,” ujar Wesly.

Wesly menegaskan generasi muda merupakan aset paling berharga yang harus dipersiapkan sejak dini, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kemampuan adaptasi teknologi, serta semangat kolaborasi dan inovasi.

“Miliki mimpi besar, namun tetap dibarengi disiplin, etika, dan akhlak yang baik. Jadilah generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap bangsa,” katanya.

Seminar yang dimoderatori Ronny Dicky Wijaya Sinaga SSTP MSc tersebut juga diisi sesi tanya jawab dan kuis berhadiah.

Antusiasme peserta terlihat saat mereka aktif berdiskusi, khususnya saat berinteraksi langsung dengan Olivia menggunakan Bahasa Inggris.

Acara ditutup dengan penyerahan cenderamata kepada para narasumber. Turut hadir Ketua TP PKK Pematangsiantar Liswati Wesly Silalahi serta sejumlah pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar. (esa)

Editor : Editor Satu
#bahasa inggris #siswa sma