Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bobby Nasution Umumkan Sekolah Gratis di Nias & Daerah Terdampak Bencana, Dampingi Menteri Dikdasmen Revitalisasi Sekolah

Editor Satu • Senin, 5 Januari 2026 | 13:15 WIB

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mendampingi Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti saat Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mendampingi Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti saat Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi.

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan komitmennya dalam memprioritaskan sektor pendidikan sebagai penggerak pembangunan daerah. Salah satunya melalui program sekolah gratis di Kepulauan Nias dan wilayah terdampak bencana pada tahun 2026.

Hal ini disampaikan Bobby saat mendampingi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Mu’ti, dalam Peresmian Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 7 Medan, Jalan STM No. 12 E, Kota Medan, Minggu (4/1/2026).

Dalam sambutannya, Bobby menjelaskan langkah cepat Pemprov Sumut untuk menjamin keberlangsungan pendidikan di tengah tantangan bencana alam. Tercatat, sebanyak 50 SMA/SMK terdampak banjir dan longsor di awal tahun ini.

Baca Juga: Warga Sidua-Dua Labura Gotong Royong Timbun Jalan Berlubang

“Senin esok, semester genap dimulai dan Pemprov Sumut sudah siap melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Meski ada dua sekolah yang belum bisa beraktivitas maksimal karena dampak bencana, kami pastikan penanganan terus berjalan, Pak Menteri,” ujar Bobby Nasution.

Sebagai bentuk kepedulian, Bobby mengumumkan program sekolah gratis tahun 2026 bagi seluruh SMA dan SMK di Kepulauan Nias, serta wilayah terdampak bencana seperti Langkat, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kota Sibolga.

“Di Kepulauan Nias masih ditemukan desa tertinggal yang butuh perhatian penuh. Kami akan menggratiskan biaya sekolah di sana, serta membangun sekolah unggulan dan sekolah rakyat untuk mendukung visi Presiden,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkab Tapteng Pastikan Sekolah Tetap Mulai 5 Januari Pascabencana

Bobby juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, berharap sinergi ini dapat menyiapkan generasi muda Sumut sebagai kontributor SDM unggul untuk Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan, pemerintah pusat terus mendukung pembangunan SDM unggul melalui program revitalisasi sekolah. “Secara nasional, anggaran revitalisasi mencapai Rp16,9 triliun untuk 16 ribu sekolah. Termasuk di Sumut, papan interaktif digital siap mendukung metode pembelajaran modern di semester genap 2026,” jelasnya.

Di Sumut, pemerintah pusat mengalokasikan Rp852 miliar untuk revitalisasi 897 satuan pendidikan, meliputi 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, dan 5 PKBM/SKB. Program digitalisasi pendidikan juga menyalurkan 1.778 papan interaktif digital bagi sekolah-sekolah di Sumut.

Baca Juga: MACAB LMP Karo Kirim 50 Sak Sembako ke Korban Banjir Aceh Timur, Anak-anak Rawan Penyakit

Peringatan revitalisasi dan pengumuman sekolah gratis ini diharapkan memperkuat kualitas pendidikan, menjamin hak belajar siswa terdampak bencana, serta mempercepat pemerataan pendidikan di daerah tertinggal dan rawan bencana. (rel)

Editor : Editor Satu
#revitalisasi sekolah #program sekolah gratis #Gubernur Bobby Nasution