Wakili Sumut di Program Bina Talenta Indonesia 2025
SIANTAR, METRODAILY – Empat siswa dan dua guru SMP Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar berhasil mengharumkan nama Sumatera Utara setelah lolos ke Program Bina Talenta Indonesia (BTI) Tahap II Tahun 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Prestasi Nasional.
Kegiatan nasional bidang STEM (Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika) serta karakter ini akan dilaksanakan secara luring pada 9–15 November 2025 di sejumlah perguruan tinggi mitra penerima bantuan pemerintah. Antara lain Institut Teknologi Del, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), dan Universitas Sanata Dharma.
Direktur Pelaksana Sekolah Kristen Kalam Kudus Pematangsiantar, Paulina Oscar, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
Ia mengapresiasi Kepala Sekolah Delvi Silvia, M.Pd.Gr yang dinilai telah memotivasi dan menginspirasi para guru serta siswa untuk aktif mengikuti berbagai ajang prestasi.
“Dari Sumatera Utara, hanya SMP Kalam Kudus yang lolos ke tingkat nasional. Ini prestasi yang menjadi kebanggaan bagi sekolah dan juga Kota Pematangsiantar,” ujar Paulina, Rabu (5/11/2025).
Adapun nama-nama peserta yang berhasil menembus seleksi BTI Tahap II Tahun 2025 yakni:
- Darren Godarma
- Angela Grace
- Agustine Graschela Siregar
- Felicia Nathania Simbolon
- Julyana Motovani Manik (Guru Matematika)
- Selviana Saragih (Guru Kimia)
Berdasarkan daftar resmi Pusat Prestasi Nasional bernomor 1291/J3/PN.03/2025, tiga siswa Kalam Kudus akan mengikuti kegiatan di Institut Teknologi Del, satu siswa di UPI Bandung, dan dua guru di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
BTI merupakan program pengembangan talenta nasional jenjang SMP/MTs sederajat yang bertujuan meningkatkan kemampuan akademik dan karakter siswa berprestasi di bidang STEM.
Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan konsumsi selama kegiatan ditanggung oleh perguruan tinggi penerima bantuan pemerintah melalui DIPA Pusat Prestasi Nasional.
“Kami berharap para peserta dapat menjaga nama baik sekolah dan provinsi serta memberikan hasil terbaik dalam kegiatan ini,” tutup Paulina. (Rel/mea)
Editor : Editor Satu