Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Police Go to School, Polres Simalungun Warning Bahaya Geng Motor, Bullying hingga Seks Bebas

Editor Satu • Rabu, 22 Oktober 2025 | 09:50 WIB

Sat Binmas Polres Simalungun saat menggelar Police Go to School di SMKN 3 Pematangsiantar.
Sat Binmas Polres Simalungun saat menggelar Police Go to School di SMKN 3 Pematangsiantar.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Sat Binmas Polres Simalungun memberikan peringatan keras soal maraknya kenakalan remaja dalam program Police Go to School di Aula SMKN 3 Pematangsiantar, Jalan Medan–Siantar Km 6,7, Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Senin (20/10).

Kegiatan ini dipimpin Kasat Binmas Polres Simalungun AKP Dorlan Pasaribu bersama sejumlah personel, dengan fokus mencegah pelajar terjerumus dalam tindakan kriminal, bullying, seks bebas, hingga keterlibatan geng motor.

“Police Go to School ini untuk memberi pemahaman kepada siswa-siswi soal bahaya yang mengancam masa depan mereka,” tegas Dorlan.

Baca Juga: Sidang Sisik Trenggiling: Hakim Perintahkan JPU Hadirkan Pejabat Polres Asahan

Dalam paparannya, polisi menyoroti beberapa ancaman utama di kalangan remaja:

  1. Bullying (Perundungan)
    Dorlan menegaskan bahwa bullying bukan sekadar kenakalan biasa, melainkan tindakan yang bisa menimbulkan trauma, depresi, hingga memicu bunuh diri.

  2. Geng Motor dan Tawuran
    Polisi memperingatkan agar pelajar menjauhi geng motor yang kerap terlibat pemalakan, tawuran, balapan liar, hingga tindak kriminal lainnya. “Jangan korbankan masa depan hanya untuk terlihat keren. Geng motor bisa menyeret kalian ke jalur kriminal,” ujar Dorlan.

  1. Seks Bebas
    Pelajar diimbau menghindari seks bebas karena berisiko pada kehamilan di luar nikah, penyakit menular seksual, hingga tekanan psikologis dan sosial.

Baca Juga: Skandal Aset 8.077 Ha PTPN I: Usai 2 Pejabat BPN, Direktur PT NDP Ikut Ditahan

Selain itu, pelajar juga diminta menjauhi vandalisme, pencurian, dan pergaulan bebas lainnya. Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa rutin diberikan.

Di akhir sesi, Dorlan mengajak guru dan orang tua ikut mengawasi anak-anak agar tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

“Masa depan kalian ditentukan dari pilihan hari ini. Fokuslah pada prestasi,” pesannya.

Kegiatan berjalan lancar dan diikuti antusias oleh para siswa. (rel)

Editor : Editor Satu
#SMKN 3 Pematangsiantar #bullying #police go to school #geng motor #Polres Simalungun