SIMALUNGUN, METRODAILY - Pendidikan dan Pelatihan Bintalfisdis (Pembinaan Mental, Fisik, dan Disiplin) Taruna/i angkatan ke-13, SMA Plus Efarina Tahun Pelajaran 2025-2026 tepatnya resmi ditutup oleh Pendiri Yayasan Pendidikan Efarina, Dr JR Saragih SH MM.
Penutupan itu diadakan di SMA Plus di Seribudolok Kecamatan Silimakuta Simalungun, Sabtu (4/10) dihadiri oleh orangtua siswa SMA Plus kelas 10 dan tamu undangan lainya.
Acara diisi dengan aksi pertunjukan dan pelatihan siswa di hadapan orangtua dengan marcing band, bela diri, juga antraksi lainya. Menyaksikan atraksi, tampak para orang tua dan undangan tampak takjub dan gembira.
Pendiri Yayasan Pendidikan Efarina Dr JR Saragih dalam kata sambutanya mengharapkan generasi baru ini lebih jauh lebih hebat dari sebelumnya.
Pengukuhan siswa/i baru itu ditandai dengan acara upacara penutupan Diklat Bintalfisdis yang dilaksanakan dihalaman utama SMU Plus Efarina di Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan itu turut diikuti, pendiri yayasan pendidikan Efarina beserta jajarannya, Bupati Simalungun beserta jajarannya, Danrindam I/BB beserta jajarannya.
Sebanyak 81 taruna dan 17 taruni resmi dikukuhkan sebagai siswa/i baru SMU Plus Efarina. Pengukuhan ke 98 anak itu langsung dilaksanakan oleh Danrindam yang diwakilkan melalui wakil komandan Rindam I/BB.
Sebagai informasi, 98 anak itu telah melakukan pendidikan dan pembinaan selama 3 bulan lamanya di Rindam I/BB kota Pematangsiantar.
JR Saragih menyampaikan terimakasih atas kepercayaan para orang tua untuk mendidik anaknya di sekolah Efarina, dengan harapan besar bagi generasi angkatan ke 13 dapat menjadi generasi yang lebih baik dari pada angkatan terlebih dahulu.
"Terimakasih atas kepercayaan para orang tua untuk sekolah ini. Saya berharap Generasi angkatan ke 13 menjadi orang yang lebih hebat dari angkatan-angkatan sebelumnya," kata JR Saragih
Serangkaian acara upacara penutupan Diklat Bintalfisdis itu juga mempersembahkan penampilan tari tor-tor dan pertunjukan baris-berbaris dari taruna/i angkatan ke13 SMU Plus yang dibina Rindam I/BB.
Sementara dalam kesempatan itu salah seorang Siswa mengatakan sangat bangga bisa sekolah di SMA Plus Efarina ini. Sama juga diterangkan oleh orangtuanya menuturkan dengan sekolah anak disini kiranya ke depan apa yang ia harapkan dapat tercapai selama dibimbing 3 tahun.
Bupati Simalungun Dr Achmad Anton Saragih dalam sambutannya menyampaikan, banyak yang pintar namun belum tentu berhasil.
“Mari belajar dengan baik. Anda yang kelak menjadi pemimpin ke depannya,” kata Dr Anton A Saragih.
Acarapun diakhir dengan agenda tali asih yang dipimpin langsung oleh pendiri yayasan pendidikan Efarina. Momen haru meledak di lokasi saat para orangtua bertemu dengan anaknya selepas pendidikan dan pembinaan.(ros)
Editor : Metro-Esa