MEDAN, METRODAILY – Capaian numerasi siswa di Sumatera Utara (Sumut) masih berada pada kategori sedang dengan skor sekitar 50–55 poin.
Kondisi ini menunjukkan banyak siswa kesulitan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu disampaikan Ezra Jhemiyanta Surbakti, M.Pd., Widyaprada Ahli Madya Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumut, dalam Focus Group Discussion (FGD) Peningkatan Numerasi bersama jurnalis mitra Tanoto Foundation di Medan, Selasa (27/8/2025).
“Numerasi bukan sekadar hitungan, tetapi kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk memecahkan masalah nyata,” jelas Ezra.
Ezra mengungkapkan, terdapat sejumlah persoalan utama terkait numerasi siswa di Sumut:
- Skor sedang – capaian numerasi hanya 50–55 poin.
- Lemah penerapan konsep – siswa kesulitan menghubungkan matematika dengan konteks sehari-hari.
- Dampak luas – rendahnya numerasi mengganggu kemampuan problem solving dan pengambilan keputusan.
Strategi BPMP
BPMP tidak langsung mengajar siswa, melainkan menciptakan ekosistem perbaikan numerasi melalui berbagai program, di antaranya:
- Bimtek: melatih guru dan kepala sekolah strategi pembelajaran numerasi.
- Workshop: mendampingi sekolah menganalisis Rapor Pendidikan dan menyusun rencana tindak lanjut.
- Pendampingan: memastikan rencana aksi berjalan sesuai kebutuhan.
- Supervisi: mengawasi pelaksanaan program pemulihan pembelajaran.
- Advokasi: menggandeng dinas pendidikan, komunitas guru, hingga pihak swasta untuk mendukung program.
Ezra menegaskan pentingnya peran media dalam mengedukasi publik mengenai numerasi.
“Dengan dukungan jurnalis, masyarakat bisa memahami bahwa numerasi adalah keterampilan hidup yang sangat penting, bukan sekadar hafalan rumus,” ujarnya.
FGD ini diharapkan mendorong kolaborasi lintas pihak untuk mempercepat peningkatan numerasi siswa Sumut, sehingga selaras dengan target nasional peningkatan kualitas pendidikan.
Baca Juga: Target Indonesia Bebas TBC 2030, Pemkab Asahan Tegaskan Komitmen
“Jika numerasi siswa kuat, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkas Ezra. (Mea)
Editor : Editor Satu