SIDIMPUAN, METRODAILY – Wali Kota Padangsidimpuan, Dr H Letnan Dalimunthe, membuka peluang kolaborasi strategis dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padangsidimpuan untuk mendorong penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan fasilitas kampus.
Termasuk rencana pemanfaatan Puskesmas Pembantu (Pustu) menjadi klinik pendidikan.
Pertemuan antara Wali Kota dan Rektor UIN Syahada, Prof Dr H Muhammad Darwis Dasopang MAg, beserta jajaran digelar di ruang audiensi Wali Kota, membahas sejumlah agenda penting, mulai dari rencana wisuda hingga permohonan pemanfaatan aset daerah.
Baca Juga: Bakar Semut Pakai Kain Berminyak, Rumah Jan Piter Ludes Terbakar
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UIN Syahada mengundang langsung Wali Kota untuk hadir dalam acara wisuda yang akan digelar pada 26 Juli 2025, dengan jumlah wisudawan mencapai 500 orang.
“Kehadiran Wali Kota menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan tinggi di kota ini,” ujar Prof Darwis.
Ia juga memaparkan berbagai capaian kampus, termasuk 6 program studi yang meraih akreditasi "Unggul" dan keberhasilan memperoleh beasiswa LPDP sebesar Rp4 juta per bulan untuk mahasiswa.
Baca Juga: Polisi Temukan Jejak Pembakaran Lahan di Sihaporas, Warga Ngaku Buka Ladang dengan Api
Menariknya, UIN juga mengusulkan pemanfaatan Pustu di belakang kampus sebagai prasyarat pembentukan klinik pendidikan. Klinik tersebut akan menjadi dasar untuk pengajuan formasi dokter kampus ke depannya.
Wali Kota Letnan Dalimunthe menyambut positif usulan tersebut dan menegaskan komitmen Pemko dalam mendorong kemajuan pendidikan tinggi di Padangsidimpuan.
“Pemanfaatan Pustu akan kita kaji sesuai aturan. Kami siap mendukung pengembangan SDM melalui kerja sama strategis,” ujarnya.
Baca Juga: Kapolsek Teluk Nibung Ajak Warga Gotong Royong Bersihkan Jalan Sipori Pori
Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Padangsidimpuan, Roy Susanto Siagian, mengusulkan perpanjangan kerja sama antara Pemko dan UIN Syahada, sekaligus menggandeng kampus dalam penyusunan naskah akademik pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Padangsidimpuan.
“MoU sebelumnya sudah berakhir. Kami harap UIN Syahada tetap menjadi mitra strategis ke depan,” kata Roy. (irs/pro)
Editor : Editor Satu