Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

860.975 Peserta Bersaing untuk Kursi di PTN Lewat UTBK-SNBT

Editor Satu • Jumat, 25 April 2025 | 11:15 WIB

 

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Fauzan.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek), Fauzan.

JAKARTA, METRODAILY – Sebanyak 860.975 anak muda dari seluruh penjuru Indonesia memulai perjuangannya untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 yang resmi dimulai Rabu (23/4).

Bagi mereka, ini bukan sekadar ujian, melainkan gerbang menuju cita-cita, dari kota besar hingga pulau terluar.

Pelaksanaan hari pertama UTBK berlangsung lancar, termasuk di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, yang memantau langsung dari Universitas Borneo Tarakan (UBT), menegaskan komitmen pemerataan akses pendidikan.

Baca Juga: Persiapan Pernikahan, Alyssa-Al Ghazali Ziarah Minta Doa Restu

“Selama ini monitoring lebih sering di Jawa. Maka tahun ini, kami turun langsung ke luar Pulau Jawa untuk memastikan pelaksanaan UTBK berlangsung adil dan setara,” ujarnya dalam konferensi pers daring.

UTBK-SNBT 2025 memang mencerminkan semangat inklusivitas. Dari total 74 pusat UTBK dan 32 sub pusat, sembilan di antaranya berada di wilayah terluar seperti Karimun, Mentawai, Natuna, Aru, dan Tanimbar. Ketua Panitia SNPMB 2025, Eduart Wolok, menyebut penyebaran lokasi ini sebagai bukti nyata bahwa ujian disiapkan dari Sabang sampai Merauke.

Peserta UTBK terdiri atas 799.230 pemilih program Sarjana, 45.582 pemilih Sarjana Terapan, dan 16.164 pemilih Diploma Tiga. Mereka bersaing memperebutkan total 259.564 kursi yang tersedia lewat jalur SNBT.

Baca Juga: Belajar dari Tetangga Polisi, Putri Patricia Total Dalami Peran AKP di Film Baru

Jumlah ini menjadi yang terbesar dibanding jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Mandiri.

“Angka ini membuktikan jalur tes tetap menjadi yang paling terbuka dan demokratis. Narasi bahwa kuota seleksi mandiri lebih besar itu tidak benar,” tegas Eduart.

Berbeda dari tahun sebelumnya, UTBK 2025 digelar dalam satu gelombang dengan 20 sesi reguler dan 3 sesi tambahan. Setiap hari, ujian dilakukan dalam dua sesi—pagi dan siang—hingga 5 Mei 2025. Soal-soal menguji Tes Potensi Skolastik (TPS), Literasi Bahasa Indonesia dan Inggris, serta Penalaran Matematika.

Baca Juga: Jatuh saat Adegan Lari, Ardina Rasti Tetap Jalani Syuting Pakai Alat Bantu

Panitia menjamin ujian berjalan jujur dan aman dengan sistem pengawasan digital ketat dan teknologi keamanan ujian yang terus ditingkatkan. Peserta pun diimbau mengandalkan kemampuan sendiri, karena nilai UTBK bisa digunakan pula untuk jalur Seleksi Mandiri, tergantung kebijakan kampus masing-masing.

“Ini bukan hanya tentang kecerdasan, tapi juga tentang kejujuran dan integritas,” ujar Fauzan menutup.

Hasil UTBK-SNBT 2025 akan diumumkan pada 28 Mei 2025 pukul 15.00 WIB. Hingga saat itu tiba, ratusan ribu mimpi masih bergelut di balik layar-layar komputer—mimpi dari anak-anak bangsa yang tak ingin menyerah pada batas geografi maupun kondisi. (jp)

Editor : Editor Satu
#ujian masuk ptn #UTBK SNBT 2025