METRODAILY – Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di dunia akademik semakin meluas, termasuk di kalangan mahasiswa universitas.
Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa mahasiswa menggunakan AI untuk berbagai tugas akademik, mulai dari riset hingga penyuntingan tulisan.
Penelitian yang dilakukan oleh Rebecca W. Black dan Bill Tomlinson, yang diterbitkan dalam Scientific Reports, menyoroti bagaimana mahasiswa di sebuah universitas riset di Amerika Serikat menggunakan AI dalam mata kuliah Pendidikan Umum tentang Keberlanjutan dan Teknologi pada tahun 2023.
Baca Juga: Pilih Messi atau Ronaldo? Pangeran William: Ini Sulit, tapi Messi!
Dari 39 mahasiswa yang terdokumentasi, ditemukan bahwa AI digunakan untuk tugas-tugas menulis tingkat tinggi seperti memahami konsep kompleks dan mencari bukti, serta tugas-tugas teknis seperti revisi, penyuntingan, dan proofreading.
Selain itu, AI juga dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung riset mandiri.
AI untuk Efisiensi atau Kemandirian Berpikir?
Menariknya, meskipun AI membantu mahasiswa dalam menyampaikan ide dengan lebih baik, sebagian tetap mempertahankan batas antara bantuan AI dan pemikiran orisinal mereka.
Baca Juga: Australia Panggil Kusini Yengi, Timnas Indonesia Wajib Waspada
Sebagian mahasiswa bahkan skeptis terhadap konten yang dihasilkan AI dan menegaskan pentingnya kemandirian intelektual.
“Banyak mahasiswa menggunakan AI untuk memperbaiki komunikasi ide mereka, tetapi ada juga yang menggunakannya untuk tugas yang lebih kompleks seperti mencari bukti dan mengembangkan argumen,” tulis para peneliti dalam studinya.
Studi ini memberikan wawasan tentang bagaimana mahasiswa menavigasi penggunaan AI ketika penggunaannya diperbolehkan secara eksplisit dalam tugas akademik.
Dengan semakin meningkatnya integrasi AI di dunia pendidikan, temuan ini dapat membantu institusi dalam merancang kebijakan yang efektif terkait penggunaan AI untuk mendukung pembelajaran. (nature
Editor : Editor Satu