MADINA, METRODAILY - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM Tapsel) melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri di Lapas Kelas IIB Panyabungan, Mandailing Natal.
Mahasiswa mengajak dan mendorong warga binaan berinovasi dan berwirausaha.
Dalam agenda sosialisasi dan seminar mini di Lapas Panyabungan, Jumat (20/12/2024), Mahasiswa KKN UM Tapsel menghadirkan sejumlah ahli dalam melatih warga binaan berinovasi menciptakan ekonomi kreatif bagi warga lembaga pemasyarakatan.
Pada seminar itu, warga binaan mendapat pelatihan berternak bebek sebagai strategi pemberdayaan ekonomi kreatif pada warga binaan.
Drh Lucky Wahyu Sipahutar sebagai pengisi materi sosialisasi memaparkan metode yang optimal, agar hasil ternak bebek ideal dan menghasilkan.
Sebagai bentuk kepedulian, mahasiswa juga memberikan uang donasi sebagai modal usaha, pupuk serta buku panduan beternak dan berkebun sayuran.
Hafzul Umam salah seorang mahasiswa mengatakan, alasan mendorong agar warga pemasyarakatan menciptakan ekonomi kreatif dengan didukung pihak lembaga bertujuan agar warga binaan mampu menghasilkan sumber pendapatan setelah bebas dari masa tahanan atau mampu secara mandiri dari segi ekonomi meski sedang dalam masa tahanan. Selain itu hasil juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur warga lembaga.
“Harapannya, nanti program kami ini bisa juga kami implementasikan ke tengah-tengah masyarakat, dan bisa berpengaruh dari segi pengetahuan, atau cara beternak bebek & berkebun yang ideal,” kata Mahasiswa Semester 9 ini.
Pada agenda tersebut hadir, Safran Effendi Pasaribu Pimpinan perwakilan UMTS, drh Lucky Wahyu Sipahutar dosen peternakan, Andes Fuady Dosen Pemain Lapangan (DPL), Kalapas II B Panyabungan Sartowali dan jajaran serta puluhan warga binaan sebagai peserta. (san)
Editor : Editor Satu