Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Protes PKKMB, Sekjen BEM UGN Sentil Rektorat Dengan Bagikan Kaos Gratis!

Edi Saragih • Minggu, 15 Desember 2024 | 16:50 WIB

PKKMB UGN Tapsel banyak kejanggalan dan tuai protes dari pihak BEM dan MPM UGN
PKKMB UGN Tapsel banyak kejanggalan dan tuai protes dari pihak BEM dan MPM UGN

SIDIMPUAN, METRODAILY - Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Universitas Graha Nusantara (UGN) Tapanuli Selatan berlangsung mulai dari Sabtu 7 s/d Kamis 12 Desember 2024.

Sebelumnya Universitas Graha Nusantara (UGN) Tapanuli Selatan sambut 423 Mahasiswa Baru tahun 2024 yang dibuka langsung oleh Rektor UGN Dr Drs Burhanudin MPd, tuai protes dari pihak BEM dan MPM.

Mora Lubis selaku Sekjen BEM UGN menanggapi perosalan tersebut, pasalnya PKKMB UGN ini banyak kejanggalan.

“Mulai dari tidak transparan terhadap anggaran PKKMB hingga terjadinya pembungkaman terhadap BEM dan MPM yang seyogyanya sebagai panitia PKKMB tersebut," ungkapnya kepada awak media Sabtu (14/12/2024).

Lanjut dia, Registrasi PKKMB di UGN yang Awal nya 250ribu, saat ini tarifnya naik menjadi 400ribu, dan ketika di rapat persiapan PKKMB BEM mempertanyakan hal itu, Ketua Panitia pelaksana yaitu Dr Parlindungan, selaku WR3 UGN bungkam saat ditanyakan.

Ditengah-tengah banyaknya protes Sekjen BEM UGN Mora Lubis membagikan kaos secara gratis keseluruhan calon mahasiswa baru, dan herannya, ada beberapa fungsionaris kampus yang awalnya mempertanyakan mengenai kaos yang dibagikan bahwasanya membayar.
Sekjend BEM UGM membungkam pernyataan tersebut pada PKKMB pada hari ke empat sebelum acara penanaman pohon.

"Ini bukti kecintaan terhadap UGN dimana ide dan gagasan saya ini tidak bisa dibeli dengan uang dan pada hari ini saya ungkapkan bahwasanya kaos yang menjadi problematika dikalangan mahasiswa, dosen, pihak rektorat saya pastikan dan nyatakan gratis tanpa dipungut biaya sepeserpun," tegasnya.

"Kaos ini saya bagikan dengan keikhlasan hati saya, namun ada beberapa civitas akademika yang turut menyelenggarakan acara ini tidak setuju dengan apa yang saya lakukan, pihak rektorat UGN seakan-akan bungkam terhadap ide dan gagasan saya,"ungkapnya.
Tak hanya itu, dia juga berharap kepada oknum civitas akademika yang ikut sebagai penyelenggara untuk dapat mempertanggungjawabkan atas kejadian ini.

"Dan kami ingin apa yang seharusnya menjadi hak mahasiswa segera direalisasi jangan hanya omong doang dan tidak mau menanggung jawabi apa yang telah dijanjikan, ada apa dibalik kejadian ini? "tanya Mora Lubis.(rif)

Editor : Metro-Esa
#UGN Padang Sidempuan #pkkmb