Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tahun Ini Unimed Buka Prodi Kedokteran

Editor Satu • Kamis, 30 Mei 2024 | 11:39 WIB
Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin MPd.
Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin MPd.

MEDAN, METRODAILY - Tahun ini, Universitas Negeri Medan (Unimed) beerncana akan menerima calon mahasiswa Program Studi (Prodi) Kedokteran.

"Mudah-mudahan, insyaallah, tahun ini Unimed akan menerima calon mahasiswa untuk Prodi Kedokteran. Kami mengajak calon mahasiswa yang ingin menjadi dokter bergabung di Prodi Kedokteran Unimed," kata Rektor Unimed, Prof Dr Baharuddin MPd saat mengukuhkan 777 wisudawan dari berbagai program studi (prodi).

Ia optimis Unimed akan melahirkan dokter-dokter yang kompeten untuk melayani masyarakat.

Acara wisuda yang berlangsung 29-30 Mei 2024 ini, digelar di Auditorium Unimed, Jalan Williem Iskandar Medan.

Adapun 777 lulusan yang dilantik yakni, 41 Lulusan Program Pascasarjana, 87 Lulusan Fakultas Ilmu Pendidikan,147 Lulusan Fakultas Bahasa dan Seni, 61 Lulusan Fakultas Ilmu Sosial, 174 Lulusan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Kemudian 113 lulusan Fakultas Teknik, 77 Fakultas Ilmu Keolahragaan dan 77 lulusan Fakultas Ekonomi.

Baharuddin dalam sambutannya mengatakan, di era kemajuan teknologi yang semakin pesat sekarang ini, para wisudawan dituntut untuk lebih memiliki rasa empati, kepedulian, sense of belonging, skill di bidang IT dan kemampuan literasi bahasa, literasi data, literasi teknologi dan literasi manusia.

"Saat ini bukan lagi era kompetisi, melainkan dunia kerja membutuhkan kemampuan dan skill kolaborasi dalam berbagai bidang. Dalam melangkah ke jenjang karir dan dunia kerja, setidaknya dibutuhkan Ilmuwan yang kreatif serta kemampuan menyelesaikan masalah," kata Baharuddin.

Selain itu, para lulusan, sambung Baharuddin, harus mampu bekerja sama dalam tim atau kolaborasi. Memiliki kemampuan bernegosiasi, memiliki manajemen waktu serta memiliki kemampuan mengambil keputusan, kemampuan mengendalikan emosi, berpikir kritis dan networking.

Sementara itu, Ketua Senat Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd dalam sambutannya mengutip perkataan sejumlah tokoh dunia menjelaskan, sejumlah faktor yang dapat mengubah nasib seseorang.

"Pendidikan itu syarat untuk mengubah nasib. Tetapi sebagaimana dikatakan Paulo Preire, pendidikan tidak otmotas membuat seseorang menjadi terdidik.
Pendidikan adalah kesadaran untuk terus belajar," kata Syawal.

Syawal Gultom mengingatkan, saat ini tidak mudah mencari pekerjaan dikarenakan banyak hal yang tidak terpenuhi oleh pencari kerja. Antara lain, skill yang dimiliki tidak sesuai dengan kebutuhan industri, kemampuan teknologi rendah, tidak menguasai bahasa global, tidak memiliki kemampuan problem solver. Yang terakhir, tidak memiliki integritas,” kata Syawal.

"Saat ini integritas menjadi yang paling penting dan dibutuhkan. Tanpa integritas, seseorang tidak akan dapat maksimal dalam menjalani profesi atau pekerjaan yang digelutinya," tandasnya. (mbc)

Editor : Editor Satu
#rektor unimed #Unimed buka prodi kedokteran