Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wisuda Akbid Sentral Psp, Semangat Baru Ciptakan SDM Berkompeten

Metro Daily • Senin, 19 September 2022 | 12:20 WIB
Foto: Ketua Yayasan Perguruan Sentral, Ahmad Husein Pan Harahap, Ketua LL Dikti, peserta sidang senat dan wisudawan Akbid Sentral.
Foto: Ketua Yayasan Perguruan Sentral, Ahmad Husein Pan Harahap, Ketua LL Dikti, peserta sidang senat dan wisudawan Akbid Sentral.
SIDEMPUAN, METRODAILY - Akademi Kebidanan Sentral Padang Sidempuan mewisuda 18 mahasiswa program Diploma III Kebidanan, Jumat (16/9/2022) di aula kebidanan yang beralamat di Jalan Tandang Mulia Harahap, Kompleks Sidimpuan Baru, Kota Padang Sidempuan. Sidang senat terbuka Wisuda ke-XVII lulusan program Diploma III ini dipimpin langsung Direktur Akbid Sentral Rika Apripan Harahap SST MKes.

Ketua Yayasan Perguruan Sentral, Ahmad Husein Pan Harahap SH MKn mengatakan, perguruan tinggi khususnya pada Akademi Kebidanan di Tahun 2017-2020 mengalami pasang surut. Sebab turunnya minat calon mahasiswa, akibat lulusan yang banyak dengan kesempatan kerja yang semakin sempit.

Dari itu, anak muda yang saat ini memimpin lembaga perguruan tinggi yang sejak Tahun 2002 ini berdiri. Akan membawa Akbid Sentral Padang Sidempuan bertransformasi, semangat baru meningkatkan kompetensi melalui program dan kegiatan di samping kegiatan akademik yang wajib diikuti.

“Alhamdulillah. Di Tahun akademik ini ada peningkatan, lebih dari 60 mahasiswa baru. Ini wujud kami bapak untuk membangun generasi muda yang nanti berkarya dalam hal pembangunan di Padang Sidempuan. Ini juga wujud keikutsertaan kami mambangun SDM terbaik di Kota Padang Sidempuan,” ungkap Husein, yang juga aktif sebagai Ketua Purna Pasrkibraka Indonesia (PPI) Padang Sidempuan.

Untuk meningkatkan SDM Kebidanan yang berkualitas. Ada nilai-nilai yang harus diasah dan dilatih, di samping kompetensi yang telah dimiliki dari Akademi. Seperti kesiapan mental, kepercayaan antara pasien dengan bidan atau perawat.

“Kalian sudah punya modal kompetensi, sudah dilatih magang dan dididik. Persoalannya biasanya, kesiapan kerja aktualisasi kompetensi itu, apalagi sebagai tenaga kerja baru. Ada nilai yang harus dijaga, mental yang kuat. Kecepatan dalam beradaptasi dengan pasien, speed. Pelayanan yang memberikan rasa nyaman, respect. Dan Kepercayaan antara pasien dan petugas kesehatan, ini trust,” kata Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi, berpesan kepada lulusan Akbid Sentral yang diwisuda.

Terakhir, Prof Ibnu Hajar berpesan, agar lulusan Akbid Sentral ini juga meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik dan benar, baik dari bahasa Indonesia maupun kemampuan berbahasa asing.

“Di era globalisasi ini. Bukan saja orang-orang lokal yang menjadi pasien. Ada wisatawan asing misalnya sakit baru pulang dari Aek Sijornih, butuh penanganan cepat. Jika kemampuan kita berkomunikasi sebatas bahasa daerah dan Indonesia, maka akan kesulitan memberikan pelayanan. Karena orang kesehatan ini kan berbeda, ada tanggungjawab kemanusiaannya di sana. Tidak bisa ditolak. Kemampuan berkomunikasi ini harus ditingkatkan,” pesan Prof Ibnu Hajar.

Wali Kota Padang Sidempuan Irsan Efendi Nasution turut hadir dalam seremoni wisuda ini. Irsan pun punya pesan, agar tenaga kesehatan ini meningkatkan standar moral dan etika, dalam memberikan pelayanan.

“Dari perspektif pemerintah Kota Padang Sidempuan, persoalan saat ini bukan pada tantangan pekerjaannya, tetapi tantangan tenaga kerjanya. Mengurus kesehatan itu sangat ruwet, persoalan manusianya. Tidak hanya kompetensi yang dibutuhkan, tetapi moral antar sesama petugas kesehatan ini juga sangat penting,” katanya bercerita persoalan yang terjadi di RSUD Padang Sidempuan, yang menyebabkan pelayanan di rumah sakit itu berkurang.

Irsan mengatakan, persoalan-persoalan yang disampaikannya yang terjadi di fasilitas kesehatan pemerintah. Agar menjadi pembelajaran bagi lulusan sekolah kesehatan terutama bagi Mahasiswa Akbid Sentral. Untuk memperbaiki niat dan tujuan menjadi tenaga kesehatan.

“Kepada bapak ibu (orangtua mahasiswa) dukung apabila ananda kita ingin berkarya dan mengaplikasikannya ke luar daerah atau luar negeri. Sebagai Wali Kota Padang Sidempuan, kepada 18 mahasiswa yang diwisuda semoga menjadi kebanggaan Akbid Sentral dan Kota Padang Sidempuan,” pungkasnya.

Seremoni wisuda mahasiswa Akbid Sentral Padang Sidempuan kemudian ditutup dengan memberikan penghargaan bagi tiga lulusan terbaik. (San) Editor : Metro Daily
#Wisuda Akbid Sentral Sidempuan