Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Disdik Batu Bara dan Tanoto Latih Guru Kelas Awal & Atas

Metro Daily • Kamis, 10 Maret 2022 | 16:27 WIB
Dinas Pendidikan Batu Bara bekerjasama dengan Tanoto Foundation menggelar pelatihan bagi Fasilitator Guru Pembelajaran Sekolah Dasar, pada 23-25 Februari dan awal Maret.
Dinas Pendidikan Batu Bara bekerjasama dengan Tanoto Foundation menggelar pelatihan bagi Fasilitator Guru Pembelajaran Sekolah Dasar, pada 23-25 Februari dan awal Maret.
BATU BARA, METRODAILY - Kehilangan sejumlah proses pembelajaran selama pandemic Covid-19, membawa masalah baru dalam dunia pendidikan. Agar masalah itu tidak terus berlanjut, dibutuhkan guru yang mampu membuat proses pembelajaran yang menarik, mempersiapkan rencana pembelajaran, mempersiapkan media belajar, mengelola lingkungan belajar, dan memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang mendorong siswa bepikir.

Untuk itu, Dinas Pendidikan Batu Bara bekerjasama dengan Tanoto Foundation –sebuah lembaga filantrofi, menggelar pelatihan bagi Fasilitator Guru Pembelajaran Sekolah Dasar, pada 23-25 Februari lalu.

“Pelatihan Training of Facilitators Sekolah Dasar berlangsung dua sesi. Sesi awal diperuntukkan bagi guru kelas awal. Sedangkan saat ini sesi dua 8-10 Maret 2022, dilaksanakan bagi guru kelas atas di Aula Buffet Mangga Sei Suka,” kata Kepala Dinas Pendidikan Batu Bara, Illyas Sitorus, melalui Sekretaris Dinas Pendidikan, Darwinson Tumanggor, Kamis (10/3/2022).

Keseriusan Batu Bara menjadi barometer kualitas pendidikan di Sumut, kata Darwinson, terus diperlihatkan oleh Bupati Batubara, Ir. H. Zahir, MAP, salahsatunya dengan melaksanakan penyebarluasan program PINTAR yang berfokus pada Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran.

Sebelumnya pada tahun 2021, Dinas Pendidikan Batu Bara telah melakukan diseminasi kepada kepala sekolah tingkat SD dan SMP. Tindak lanjut kegiatan tersebut, tahun ini penyebarluasan diberikan kepada guru.

“Program penyebarluasan ini akan dilaksanakan melalui forum Kelompok kerja (KKG) dan Musyawarah Guru Mitra Pelajaran (MGMP), dengan terlebih dahulu mempersiapkan 84 Fasilitator SD dan melalui kegiatan Training of facilitators( ToF),” katanya.

Menurutnya, kemajuan sebuah pendidikan berada di tangan guru dan kepala sekolah. “Guru dan kepala sekolah yang hebat akan menghasilkan sekolah yang hebat,” tegasnya.

Kegiatan ini tidak akan berhenti hanya di pelatihan, namun pada fasilitator akan memfasilitasi kelompok kerja guru, dan memastikan materi yang dilatihkan akan diimplementasikan di kelas. “Harapannya, penyebarluasan ini akan dapat diberikan kepada seluruh SD yang tersebar di 41 gugus di Batu Bara,” ungkap Darwinson.

Jepri Sipayung, M.Pd sebagai Education Specialist dari Tanoto Foundation, mengungkapkan hal serupa. "Kualitas pendidikan tidak akan pernah melebihi kulitas guru dan kepala sekolah. Jadi, kalau kita ingin meningkatkan mutu pendididikan dan menghindari loss learning akibat pandemi, maka kualitas kedua aktor utama sekolah ini harus dipriorotaskan dan ditingkatkan mutunya," tandasnya.

Diseminasi ini berfokus pada modul 1 Pembelajaran, yang membahas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Topik ini sangat relevan dengan program Merdeka Belajar yang digulirkan oleh Kemdibudristekdikti, yang membawa konsep pendidikan yang berpusat pada kemampuan dan kebutuhan anak didik.

Salah satu peserta pelatihan, Fitra Surya Perdana, Guru SDN 03 Pangkalan Dodek, Kec. Medang Deras mengungkapkan sangat senang mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi langsung mempraktikkan. Sehingga kami para peserta mengalami langsung dan mengetahui materi yang dipelajari,” katanya.

Pelatihan ini memberikan pengalaman baru proses pembelajaran di kelas, yakni mulai dari mempersiapkan rencana pembelajaran, mempersiapkan media belajar, mengelola lingkungan belajar dan memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang mendorong siswa bepikir.

Fitra berharap agar pelatihan seperti ini bisa diterapkan di forum -forum KKG dan menyatakan kesiapannya sebagai fasilitator. “Kita berharap, cita-cita Batubara menjadi kabupaten terbaik dalam pendidikan, dapat tercapai. Tentu saja ini membutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak,” tutupnya. (rel) Editor : Metro Daily
#tanoto foundation #Disdik Batu Bara #pelatihan bagi Fasilitator Guru Pembelajaran Sekolah Dasar