Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Sekolah IT Darul Hasan Padangsidimpuan Terima Siswa Baru

Metro Daily • Senin, 10 Januari 2022 | 11:35 WIB
Foto: Sekolah IT Darul Hasan Padangsidimpuan.
Foto: Sekolah IT Darul Hasan Padangsidimpuan.
SIDIMPUAN, METRODAILY - Sekolah Islam Terpadu Darul Hasan yang tergabung JSIT, kembali membuka penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2022-2023. Pendaftaran dibuka mulai 10 Januari sampai 24 Maret 2022, dan seleksi dilaksanakan 27 Maret.

Sekolah IT Darul Hasan adalah salah satu sekolah Islam terpadu favorit saat ini di kota Padangsidimpuan dan Tabagsel. Sekolah IT ini memiliki tingkatan sekolah, mulai sekolah MDTA, PAUD, TK, SD, SMP dan SMA.

Pembina Yayasan Darul Hasan Kota Padangsidimpuan,Ustadzah Hj Ihwani Batubara SPdI kepada Metro Tabagsel, Minggu (9/1) menjelaskan, sekolah IT Darul Hasan terus mendapat dukungan dan kepercayaan dari berbagai lapisan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah Darul Hasan.
Bukan saja siswanya yang terus bertambah, tetapi perkembangan infrastruktur bangunan sekolahpun mengalami peningkatan, begitu juga dengan SDM guru terus ditingkatkan agat tercapainya mutu pendidikan yang berkualiatas, sehingga unggul dalam IMTAQ dan IPTEK.

“Alhamdulillah berkat keseriusan mengelola sekolah IT Darul Hasan dan berkat dukungan media yang luar biasa termasuk Harian Metro Tabagsel, sekolah Darul Hasan saat ini berpredikat Akreditasi B, dari tahun ke tahun berkembang pesat dan menjadi buah bibir masyarakat. Prestasi demi prestasi terus diperoleh sekolah di tingkat kabupaten/kota dan prestasi di tingkat nasional,” katanya.

Dijelaskan Hj Ihwani Batubara, umur sekolah masih muda dibandingkan dengan sekolah yang setara dengannya, yang rata-rata berumur belas tahun. Hal ini disebabkan pengelola sangat memahami apa yang dibutuhkan masyarakat tentang pendidikan anak. Problem yang dihadapi oleh anak remaja saat ini, yang sudah sampai tahap mengkhawatirkan bagi para orang tua, terkait ketergantungan HP dimana kalo tidak bisa dikontrol orang tua bisa berbahaya buat anak anak. Begitu juga dengan narkoba, pergaulan bebas, apalagi perkembangan media sosial yang tidak terbendung, dikhawatirkan merusak moral anak remaja.

“Kita melihat semakin banyak sarjana pengangguran, akibat metode pendidikan yang hanya memikirkan generasi yang tidak siap pakai karena tidak memiliki keahlian," kata dia.

Hal inilah menjadikan sekolah IT Darul Hasan sebagai titik tolak utama dalam mengelola metode pendidikan, dengan cara memadukan antara kurikulum Diknas --yang masih menjadi syarat utama masuk ke perguruan tinggi negeri--, kurikulum yang diakui bisa memacu intelektual anak, yang dipadu dengan konsep pendidikan yang membangun kepribadian Islam pada diri anak anak melalui pembelajaran tahfiz Alquran, hadist dan fiqih.

"Ibadah yang dipraktekkan setiap hari mulai dari sholat dhuha, sholat zhuhur dan sholat ashar berjamaah, serta zikir setiap hari. Hal ini terbukti mampu mencetak pribadi muslim yang unggul, sebagaimana tercantum di dalam “sepuluh karakter siswa Darul Hasan”. Konsep ini hanya dimiliki sekolah Islam terpadu yang tergabung didalam JSIT (Jaringan Sekolah Islam Terpadu) seluruh Indonesia, konsep ini yang hampir dilupakan sekolah sekolah lain, apalagi sekolah yang sangat minim pembelajaran agama,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Hj Ihwani Batubar, yang menjadi problem para orang tua yang sibuk bekerja mulai pagi sampai sore. Apalagi dimasa covid 19 yang tidak pernah kita ketahui kapan berakhirnya, menjadi tantangan bagi orang tua, dan apabila anak-anak sekarang kurang pengawasan dan kurang dikontrol orang tua, dikhawatirkan anak anak akan berkeliaran dan salah bergaul.

”Nah.. di sinilah sekolah IT Darul Hasan membuat konsep sekolah full day (seharian di sekolah) membuat anak anak lebih terjamin, selamat dari berbagai persoalan yang dikhawatirkan orang tua, sehingga orang tua dan anak anak merasa nyaman dan aman,” ungkapnya.

Biaya pendidikan, lanjutnya, merupakan bagian tak terpisahkan. Selama ini banyak orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, namun kecenderungan sekolah swasta itu mahal. "Dalam hal ini, sekolah IT Darul Hasan sangat memperhatikan kesulitan para orang tua dengan cara menerapkan SPP dan uang pembangunan yang terjangkau. Untuk itu mari sekolahkan anak kita di sekolah yang berkualitas dengan biaya terjangkau," kata dia.

Ditambahkannya, selain fasilitas pendidikan yang terus ditingkatkan, saat ini bangunan yang belum terelisiasikan adalah membangun mesjid di sekolah untuk menunjang ibadah anak didik dan guru setiap harinya. Sementara siswa IT Darul Hasan bersama ustadz dan ustadzah masih salat dan pembelajaran tahfidz alquran, hadist, dan fiqih masih mempergunakan fasilitas bangunan musholla.

Disampaikan kepada masyarakat luas, yayasan ingin mengajak donatur untuk membangun mesjid di lingkungan sekolah, supaya siswa siswi tidak perlu lagi keluar lingkungan sekolah untuk mencari mesjid. Pendiri sekolah Ustadz H Edi Hasan Nasution Lc, sangat mengimpikan fasilitas mesjid ini dibangun di lingkungan sekolah. Semoga pembangunan mesjid ini bisa terwujud,"harapnya.

Adapun fasilitas yang mendukung proses belajar di sekolah IT Darul Hasan antara lain, asrama putra putri siswa SMP dan SMA, mobil antar jemput siswa, gedung permanen dan milik sendiri, wifi, laboratorium komputer, sarana dan prasarana olah raga, kelas belajar alam, areal bermain TK beratap, kantin sekolah, musholla, ruang recording, kamar mandi, dan fasilitas lain akan terus ditingkatkan untuk terciptanya proses belajar mengajar.

“Mari daftarkan segera putra putri kita di sekolah IT Darul Hasan. Kuota terbatas. Bisa datang langsung ke sekolah di Jalan Ompu Huta Tunjul, Kelurahan Hutaimbaru, Kecamatan P Sidimpuan Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan, atau daftar secara online dapat melalui website, https://www.sitdarulhasanpsp.sch.id/ppdb/. (rel) Editor : Metro Daily
#padangsidimpuan #siswa baru #Sekolah IT Darul Hasan