Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

26 Siswa SMAN 1 Parlilitan Masuk PTN

Metro Daily • Jumat, 2 Juli 2021 | 09:53 WIB
Foto: New Tapanuli/Sunday Sihotang Kepala SMA Negeri 1 Parlilitan, Panutur Simorangkir, SPd meniup lilin pada acara ulang tahun Hari Guru sebelum pandemi Covid-19.
Foto: New Tapanuli/Sunday Sihotang Kepala SMA Negeri 1 Parlilitan, Panutur Simorangkir, SPd meniup lilin pada acara ulang tahun Hari Guru sebelum pandemi Covid-19.
HUMBAHAS, METRODAILY.id - Sebanyak 26 orang siswa SMA Negeri 1 Parlilitan, Kecamatan Parlilitan, Humbang Hasundutan (Humbahas) lulusan tahun 2021 berhasil masuk sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Tahun Akademik 2021/2022 di berbagai daerah.

Kepala SMA N 1 Parlilitan, Panutur Simorangkir SPd mengatakan, dari dua puluh enam siswa yang lolos, dua puluh diantaranya melalui jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Sementara enam siswa lainnya melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). "Atau biasanya disebut dengan jalur undangan," Kata Panutur, Kamis (Kamis 1/7).

Mereka lolos di sejumlah universitas, seperti Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Ada juga di Universitas Riau, Uiversitas Jambi, Universitas Andalas serta Universitas Bangka Belitung. "Selain itu, ada yang diterima PTN di luar Sumatera, yakni Universitas Padjajaran di Jawa serta Universitas Palangkaraya di Kalteng," ujar Panutur merinci.

Panutur mengaku cukup bangga dengan keberhasilan para anak didiknya yang bisa melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri. Menurutnya, meski satu tahun terakhir dengan segala keterbatasan pembelajaran dikarenakan pandemi covid 19, namun jumlah siswanya yang masuk PTN saat ini adalah yang terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Dia berharap untuk lulusan tahun berikutnya akan lebih banyak lagi siswa yang lolos ke PTN. Karenanya, Panutur mengajak seluruh masyarakat berdoa supaya pandemi covid 19 segera berlalu agar aktivitas belajar-mengajar dapat kembali berjalan normal. Dia juga berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya civitas SMANSA Parlilitan agar tetap menjaga diri dengan mematuhi protokol kesehatan. "Sayangi dirimu, keluargamu serta sahabatmu dengan cara mematuhi prokes," imbau Panutur.

Ditanya terkait metode pembelajaran yang diterapkan sehingga jumlah siswa dapat meningkat lolos masuk PTN di masa pembelajaran dari rumah, Panutur menjelaskan bahwa pihaknya hanya memberikan motivasi.

"Tidak ada metode khusus. Yang kami lakukan hanya memberikan motivasi. Sebab, tidak banyak yang bisa kita lakukan dengan pembelajaran online. Kita hanya memacu kemauan anak-anak untuk mampu belajar di segala situasi dan kondisi. Pandemi covid 19 tidak jadi penghalang untuk menggapai cita-cita jika ada kemauan," jelasnya.

Sebelumnya, terpisah, Ketua Komite Sekolah, Penan Hasugian mengucapka terima kasih serta menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak sekolah atas capaian tersebut.

Menurut dia, hal itu tidak terlepas dari upaya kerja keras dan kecintaan para guru kepada anak didik yang mereka titipkan. "Itu adalah capaian yang luar biasa. Terlebih lagi selama setahun hanya belajar daring," kata Penan, Selasa (29/6) lalu.

Penan mengakui peningkatan yang signifikan terlihat di SMA N 1 Parlilitan sejak kepemimpinan Panutur Simorangkir. Dia menyebut, kepemimpinan Panutur dalam mengelola sekolah itu dinilai sangat baik karena mengutamakan pembinaan akhlak/ nilai luhur tanpa mengesampingkan ilmu pengetahuan dengan pola kedekatan, layaknya orangtua dengan anak di lingkungan sekolah.

"Saya bukan mengada-ada. Masyarakat Parlilitan bisa melihat sendiri. Saya sudah melihat bagaimana pola kepemimpinan yang diterapkan. Hubungan yang terjalin di sekolah layaknya seperti orangtua dengan anak. Selain itu, kerjasama antara Dewan Guru dengan Komite Sekolah juga terjalin dengan baik," katanya.

Penan mengungkapkan bahwa orangtua murid sangat berharap kepada pemerintah dan Panutur, jika berkenaan, agar Panutur lebih lama lagi memimpin SMA N 1 Parlilitan.

"Kalau bisa, kami memohon kepada pemerintah agar beliau jangan dulu pindah. Tidak berniat untuk menghalangi karir Pak Panutur ataupun mengatur pemerintah. Ini hanya sebuah permohonan, karena kami sangat merasakan kemajuan-kemajuan, baik prestasi maupun pegelolaan lingkungan sekolah itu sendiri," ungkapnya. (sht) Editor : Metro Daily