Mebelair SMPN 16 Medan Rusak, Rico Waas Janji Ganti Tahun Ini

Editor Satu • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/9/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Mendikdasmen Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/9/2026).

MEDAN, METRODAILY – Meja belajar siswa di SMP Negeri 16 Medan ditemukan dalam kondisi melengkung dan perlu segera diganti. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan kebutuhan mebelair sekolah tersebut akan dipenuhi tahun ini.

Kepastian itu disampaikan Rico saat bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/9/2026).

Rico melihat langsung kondisi sejumlah meja belajar yang sudah tidak layak digunakan. Menurut dia, pembenahan sarana pendidikan tidak berhenti pada perbaikan bangunan, tetapi juga mencakup fasilitas yang digunakan siswa setiap hari.

“Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,” tegas Rico.

Kunjungan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan Ahmad Barli Mulia Nasution.

Mendikdasmen Cek MBG hingga Papan Digital

Selain meninjau mebelair, Abdul Mu’ti melihat sejumlah fasilitas dan program pendidikan di SMPN 16 Medan.

Salah satunya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Abdul Mu’ti, pelaksanaan program tersebut di sekolah berjalan lancar dan aman.

Ia juga berdialog dengan para siswa untuk mengetahui respons mereka terhadap program MBG. Para siswa, kata Abdul Mu’ti, berharap program tersebut terus dilanjutkan dan menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas pelaksanaannya.

Abdul Mu’ti kemudian meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam kegiatan belajar mengajar. Perangkat tersebut telah dimanfaatkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran, termasuk matematika.

Ruang Kelas Pascabanjir Kembali Digunakan

Mendikdasmen juga melihat ruang kelas SMPN 16 Medan yang sebelumnya terdampak banjir. Ruang tersebut telah selesai direhabilitasi pada Agustus 2026.

Dengan selesainya rehabilitasi, Abdul Mu’ti mengatakan seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah kini telah kembali berlangsung secara tatap muka.

“Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,” katanya.

Ia berharap hasil rehabilitasi tersebut menciptakan suasana belajar yang lebih baik bagi siswa.

Abdul Mu’ti juga meminta pihak sekolah menjaga fasilitas yang telah dibangun. Bagian sekolah yang masih membutuhkan pembenahan, termasuk pengecatan, diminta segera dirawat agar lingkungan pendidikan tetap aman, sehat, bersih dan nyaman bagi siswa. (rel)

Editor : Editor Satu
Mebelair SMPN 16 Medan mendikdasmen Wali Kota Medan Rico Waas