MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Medan mempercepat proses transisi penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen, setelah proyek yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut disebut menjadi salah satu yang tercepat progres pembangunannya di Indonesia.
Memasuki tahap baru, Pemko Medan mulai menyusun pembagian tugas seluruh perangkat daerah untuk memastikan operasional sekolah berjalan optimal saat proses belajar mengajar dimulai.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Tim Transisi Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (13/7/2026).
Rapat dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan M. Sofyan.
Turut hadir Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kepala Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum Eva, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Rico Waas Minta Seluruh OPD Bergerak Cepat
Dalam arahannya, M. Sofyan menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan harus dikawal bersama hingga proses penyelenggaraan berjalan lancar.
Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera menjalankan tugas sesuai pembagian tanggung jawab yang telah ditetapkan.
"Kami meminta seluruh Perangkat Daerah untuk segera menindaklanjuti uraian tugas yang telah diberikan kepada masing-masing instansi. Penajaman peran ini penting untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Sekolah Rakyat di Medan," kata M. Sofyan.
Menurutnya, koordinasi lintas OPD menjadi kunci agar seluruh kebutuhan operasional Sekolah Rakyat dapat dipenuhi secara cepat dan tepat.
Pemko Dukung Penuh Program Nasional
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar menambahkan sinkronisasi antarperangkat daerah perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program di lapangan berjalan efektif.
Ia menegaskan Wali Kota Medan telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemko memberikan dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional pemerintah.
"Bapak Wali Kota Medan telah menegaskan kepada kita untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat, apalagi ini merupakan proyek strategis nasional," ujarnya.
Sebanyak 270 Siswa Ikuti MPLS
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti melaporkan proses penerimaan peserta didik telah memasuki tahap Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Sebanyak 270 anak telah dinyatakan siap mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan dengan rincian:
- 120 siswa jenjang SMA.
- 90 siswa jenjang SMP.
- 60 siswa jenjang SD.
Menurut Khoiruddin, para siswa mulai diperkenalkan dengan lingkungan sekolah sebagai bagian dari persiapan sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung.
"Anak-anak kita sudah masuk ke tahapan MPLS. Besok, mereka akan langsung memulai proses perkenalan lingkungan sekolah," jelasnya.
Melalui percepatan transisi ini, Pemko Medan berharap Sekolah Rakyat Permanen dapat segera beroperasi secara optimal sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Medan. (rel)
Editor : Editor Satu