Rico Waas Bangga Transformasi Sekolah Rakyat di Medan, Cetak Generasi Mandiri dalam 10 Bulan

Editor Satu • Dipublikasikan Senin, 15 Juni 2026 | 20:10 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Open House Sekolah Rakyat di Aula BRSODH Bahagia, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (15/6/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri Open House Sekolah Rakyat di Aula BRSODH Bahagia, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (15/6/2026).

MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi keberhasilan program Sekolah Rakyat yang dinilai mampu mengubah kehidupan anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi lebih mandiri, disiplin, dan berkarakter dalam waktu kurang dari satu tahun.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat bagi orang tua dan calon siswa di Aula BRSODH Bahagia, Jalan Willem Iskandar, Medan, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.

Menurut Rico, perubahan yang terjadi pada para siswa terlihat sangat signifikan dibandingkan saat program pertama kali dijalankan.

Ia mengaku menjadi saksi langsung perjalanan Sekolah Rakyat sejak tahap awal hingga kini menunjukkan hasil yang membanggakan.

“Ketika pertama kali datang, anak-anak masih terlihat kurang percaya diri dan belum menunjukkan kedisiplinan yang baik. Namun beberapa kali kunjungan berikutnya, saya melihat perubahan yang luar biasa. Mereka mulai berani memimpin, lebih tertib, dan menunjukkan perilaku yang positif,” ujar Rico.

Rico mengatakan transformasi tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan yang tepat mampu mengubah masa depan anak-anak yang sebelumnya hidup dalam kondisi rentan.

Ia juga mengenang kunjungannya ke Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jalan Amal, di mana saat itu masih ditemukan siswa yang memiliki luka akibat perkelahian jalanan. Namun melalui pembinaan dan pendidikan yang berkelanjutan, para siswa mampu menunjukkan perkembangan yang sangat pesat.

“Dalam waktu sekitar 10 bulan, perkembangan mereka sangat luar biasa. Saya bangga melihat transformasi yang terjadi pada mereka,” katanya.

Selain menyoroti perkembangan karakter siswa, Rico juga menyampaikan progres pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kota Medan yang kini telah mencapai 87 persen.

Pemerintah Kota Medan telah menyiapkan lahan seluas sekitar enam hektare di kawasan Tuntungan sebagai lokasi sekolah permanen tersebut. Menurut Rico, pembangunan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memperhatikan kualitas bangunan, fasilitas, dan konsep pendidikan yang diterapkan.

“Saya melihat sendiri bagaimana sekolah ini dibangun dengan sangat baik. Mulai dari bangunan, fasilitas hingga konsep pendidikannya dipersiapkan secara matang,” ungkapnya.

Rico mengajak para orang tua agar tidak ragu mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat. Pemko Medan, kata dia, juga berkomitmen mendukung seluruh kebutuhan infrastruktur, termasuk pembangunan akses jalan menuju kawasan sekolah.

Sementara itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyebut pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat secara nasional saat ini berlangsung di 93 lokasi dan ditargetkan bertambah menjadi 104 titik sepanjang tahun 2026.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut, pembangunan sekolah dilakukan menggunakan anggaran APBN atas arahan Presiden dan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Targetnya sudah bisa digunakan pada Juli 2026 bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027,” ujarnya.

Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Medan yang dinilai aktif mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat selama 11 bulan terakhir.

Untuk tahun ajaran 2026/2027, kuota Sekolah Rakyat di Kota Medan disiapkan sebanyak 270 siswa yang mencakup jenjang SD, SMP, dan SMA.

Penetapan peserta didik dilakukan melalui proses verifikasi berlapis yang melibatkan pendamping sosial, Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), dan pemerintah daerah guna memastikan program tepat sasaran bagi keluarga kurang mampu. (rel)

Editor : Editor Satu
Sekolah rakyat di medan Wali Kota Medan Rico Waas