Rico Waas Buka Pekan KHAS V 2026, Minta UMKM Tonjolkan Kuliner Ikonik Kota Medan

Editor Satu • Dipublikasikan Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:25 WIB
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memukul bedug saat membuka Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 di Jalan Masjid Raya, Medan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini diikuti 68 stan UMKM kuliner yang menampilkan beragam produk unggulan khas Kota Medan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memukul bedug saat membuka Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 di Jalan Masjid Raya, Medan, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini diikuti 68 stan UMKM kuliner yang menampilkan beragam produk unggulan khas Kota Medan

MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi membuka Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 yang digelar di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota, Jumat (12/6/2026) malam.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Rico Waas disaksikan unsur Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, serta ratusan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Ajang kuliner tahunan yang berlangsung hingga 16 Juni 2026 tersebut diikuti 68 stan UMKM kuliner terpilih yang menampilkan beragam makanan dan minuman unggulan khas Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan Pekan KHAS tidak boleh hanya menjadi kegiatan bazar biasa, tetapi harus mampu menampilkan identitas kuliner yang menjadi ciri khas Kota Medan.

“Kota Medan dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner terbaik di Indonesia. Karena itu saya minta acara ini jangan hanya seperti bazar biasa. Harus ada kekhasan yang ditampilkan. Apa yang membedakan Pekan KHAS ini dengan bazar UMKM lainnya? Kita harus menonjolkan kuliner yang memang menjadi ikon khas Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Menurutnya, kekuatan kuliner Medan merupakan aset penting yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat sektor pariwisata.

Rico menambahkan, konsep KHAS yang merupakan singkatan dari Halal, Aman, dan Sehat harus benar-benar diterapkan oleh seluruh peserta. Ia memastikan seluruh produk kuliner yang dipasarkan telah memenuhi standar kehalalan serta diproses secara higienis dan aman untuk dikonsumsi masyarakat.

“Kami pastikan semua kuliner yang ada di sini halal, serta proses penyajiannya higienis dan aman bagi masyarakat,” katanya.

Selain menjamin kualitas produk, Rico juga menilai sertifikasi halal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pasar bagi pelaku UMKM.

Karena itu, Pemerintah Kota Medan terus mendorong para pelaku usaha untuk segera mengurus sertifikasi halal agar mampu meningkatkan daya saing produknya.

“Pemko Medan melalui Dinas Koperasi masih memiliki kuota sertifikasi halal gratis. Saya mengimbau para pelaku UMKM untuk segera memanfaatkannya sebelum kuota habis dan nantinya beralih menjadi berbayar,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan Pekan KHAS V Tahun 2026, Rico berharap pelaku usaha kuliner di Kota Medan tidak hanya mampu bertahan menghadapi persaingan usaha, tetapi juga dapat berkembang dan naik kelas dengan produk yang terjamin kehalalannya, aman dikonsumsi, serta semakin diminati masyarakat.

Pekan KHAS merupakan agenda tahunan yang digagas MUI Kota Medan sebagai upaya mendorong pengembangan ekonomi syariah, promosi produk halal, dan pemberdayaan UMKM lokal.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan. (rel)

Editor : Editor Satu
pekan khas 2026 Wali Kota Medan Rico Waas