Air PDAM Berangsur Normal, Kecamatan Medan Polonia Tetap Siaga

Editor Satu • Dipublikasikan Kamis, 11 Juni 2026 | 19:10 WIB
Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane memastikan jajaran kecamatan tetap siaga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga meski pasokan PDAM Tirtanadi mulai berangsur normal, Kamis (11/6/2026).
Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane memastikan jajaran kecamatan tetap siaga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga meski pasokan PDAM Tirtanadi mulai berangsur normal, Kamis (11/6/2026).

MEDAN, METRODAILY – Meskipun pasokan air dari PDAM Tirtanadi mulai berangsur normal, Kecamatan Medan Polonia tetap bersiaga untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi apabila masih terdapat wilayah yang terdampak gangguan distribusi.

Hal tersebut disampaikan Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026).

Menurut Noor Alfi, pihak kecamatan terus memantau kondisi di lapangan dan membuka jalur komunikasi dengan para lurah serta kepala lingkungan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan pasokan air kembali.

“Kami masih terus standby. Kami tetap menunggu laporan dari para Kepala Lingkungan dan Lurah. Jika ada wilayah yang aliran PDAM-nya kembali mati, kami akan langsung berkoordinasi lagi dengan pihak PDAM maupun Damkarmat untuk pengiriman bantuan air bersih,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Rabu (10/6/2026), sejumlah kawasan di Kecamatan Medan Polonia mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kerusakan mesin penyalur milik PDAM Tirtanadi yang mengganggu distribusi air ke pelanggan.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas langsung menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan untuk bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Kecamatan Medan Polonia segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan guna menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah yang mengalami gangguan paling parah.

Noor Alfi menjelaskan, dua kelurahan yang paling terdampak saat itu adalah Kelurahan Sukadamai dan Kelurahan Sari Rejo.

“Wilayah yang paling terdampak berada di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Sukadamai dan Kelurahan Sari Rejo. Khusus di Kelurahan Sukadamai, pasokan air sempat terputus total. Semalam kami sudah mengerahkan satu unit armada Damkarmat untuk menyuplai air bersih kepada sekitar 33 kepala keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi di Kelurahan Sari Rejo dinilai lebih terkendali karena sebagian besar warga memiliki sumur bor sehingga kebutuhan air bersih masih dapat terpenuhi melalui gotong royong antarwarga.

“Di situ banyak warga yang memiliki sumur bor, sehingga mereka bisa saling berbagi air bersih dengan tetangga yang membutuhkan,” katanya.

Noor Alfi menambahkan, bantuan yang diberikan mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai cepat dan tepat sasaran dalam membantu warga menghadapi krisis air bersih akibat gangguan distribusi PDAM.

Pemerintah Kecamatan Medan Polonia memastikan akan terus melakukan pemantauan hingga pasokan air dari PDAM Tirtanadi benar-benar kembali normal di seluruh wilayah pelayanan. (rel)

Editor : Editor Satu
kecamatan medan polonia air PDAM mati