MEDAN, MRTRODAILY – Kebakaran melanda fasilitas pengolahan minyak sawit milik PT Agro di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (26/4/2026) malam. Api berhasil dipadamkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan setelah upaya intensif selama sekitar dua jam.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan, Wandro Malau, yang memimpin langsung proses pemadaman mengatakan tim bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
Menurut Wandro, armada pemadam berhasil tiba di lokasi dalam waktu sekitar 12 menit sejak laporan diterima.
“Response time kita tercapai, sekitar 12 menit sudah sampai di lokasi,” ujarnya di lokasi kejadian.
Baca Juga: Kenakalan Remaja di Karo Meningkat, 3 Kasek SMA/K Buka Suara
Api diketahui membakar bagian lantai satu dan lantai dua bangunan, sehingga sempat menyulitkan proses pemadaman.
10 Armada Dikerahkan, Api Padam dalam 2 Jam
Untuk mengatasi kebakaran, Damkar mengerahkan total 10 unit armada, terdiri dari lima unit dari markas komando di Jalan Borobudur dan lima unit bantuan dari sejumlah UPT di Kota Medan.
Dengan kekuatan tersebut, api akhirnya berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih dua jam.
Baca Juga: Sidak Tambang Dolomit di Mardingding Karo, Penjualan Dihentikan
Wandro mengapresiasi kesiapan sarana proteksi kebakaran milik PT Agro yang dinilai membantu mempercepat proses pemadaman.
“Sistem proteksi internal sangat baik, termasuk adanya tandon air di belakang pabrik yang memudahkan pengisian ulang armada,” jelasnya.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP yang membantu pengamanan lokasi serta kelancaran jalur logistik dan medis.
Selain itu, aparat wilayah seperti camat, lurah, dan kepala lingkungan turut membantu menertibkan warga agar tidak menghambat akses petugas.
Baca Juga: Permandian Air Soda Karo Viral! Disebut Langka, Dulu Hanya Ada Dua di Dunia
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Terkait penyebab kebakaran, pihak Damkar menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.
“Pemicu awal kebakaran masih dalam investigasi. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem proteksi di lokasi,” pungkas Wandro. (Rel)
Editor : Editor Satu