MEDAN, METRODAILY – Kecamatan Medan Selayang kembali mencatatkan prestasi dengan keluar sebagai juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-59 tingkat Kota Medan tahun 2026. Posisi kedua diraih Kecamatan Medan Sunggal, disusul Kecamatan Medan Barat di peringkat ketiga.
Penyerahan piala bergilir dilakukan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan, kepada Camat Medan Selayang, Muhammad Husnul Hafis.
Prosesi tersebut menjadi penanda resmi penutupan MTQ ke-59 yang berlangsung sejak 11 hingga 18 April 2026 di Jalan Gatot Subroto, Sabtu (18/4/2026) malam.
Baca Juga: Gubsu Bobby Tepung Tawari Calon Jemaah Haji, Ingatkan Jaga Nama Baik Sumut
Penutupan ditandai dengan pemukulan bedug oleh M. Sofyan bersama unsur Forkopimda, dilanjutkan dengan penurunan bendera MTQ. Selanjutnya, bendera diserahkan kepada Kecamatan Medan Petisah yang akan menjadi tuan rumah MTQ ke-60 tahun 2027.
Dalam sambutan tertulis wali kota yang dibacakan M. Sofyan, ditegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi berakhlak.
“MTQ sejalan dengan misi menjadikan Medan sebagai kota yang kuat dalam nilai multikultural,” ujar M. Sofyan.
Ia menambahkan, MTQ juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat. Hal ini terlihat dari partisipasi pelaku UMKM yang menampilkan berbagai produk, mulai dari kopi, makanan khas, hingga kerajinan tangan.
Baca Juga: Diskon 50% BPJS Ketenagakerjaan di Binjai, Ahli Waris Terima Santunan Rp42 Juta
“MTQ tidak hanya mendorong religiusitas, tetapi juga membuka ruang bagi ekonomi kreatif untuk berkembang,” katanya.
Pemerintah Kota Medan, lanjutnya, terus mendorong terwujudnya kota yang inklusif, maju, dan berkelanjutan dengan mengedepankan nilai keagamaan dan sosial.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, Agus Maryono, melaporkan bahwa MTQ ke-59 diikuti sebanyak 692 peserta. Mereka berasal dari perwakilan kecamatan, madrasah aliyah negeri dan swasta, serta pondok pesantren se-Kota Medan.
Baca Juga: Studi Ilmiah Bongkar Fakta Mengejutkan: Stres & Kurang Vitamin Picu Uban Dini
Agus juga mengungkapkan dampak ekonomi yang signifikan dari pelaksanaan MTQ tahun ini. Pemko Medan menyediakan stan gratis bagi pelaku UMKM, dengan total transaksi mencapai Rp590.769.000 selama kegiatan berlangsung.
Selain trofi dan uang pembinaan, para pemenang MTQ juga mendapatkan kesempatan beasiswa pendidikan. Tiga perguruan tinggi di Kota Medan menyediakan total 75 kuota beasiswa untuk masa studi hingga delapan semester.
Beasiswa tersebut masing-masing berasal dari Universitas Cut Nyak Dhien sebanyak 30 kuota, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebanyak 30 kuota, serta Universitas Panca Budi sebanyak 15 kuota.
Baca Juga: Endrick Tampil Dominan, Lyon Bungkam PSG 2-1 di Parc des Princes
Dalam kesempatan yang sama, panitia juga mengumumkan pemenang stan terbaik dan pawai ta’aruf terbaik sebagai bagian dari rangkaian kegiatan MTQ ke-59 Kota Medan. (Rel)
Editor : Editor Satu