Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Medan Siapkan 14,44 Hektare untuk Proyek PSEL, Pematangan Lahan Dikebut

Editor Satu • Kamis, 16 April 2026 | 14:10 WIB
Sekda Medan Wiriya Alrahman mengikuti rapat koordinasi kesiapan lahan proyek PSEL secara daring dari Command Center Kantor Wali Kota Medan.
Sekda Medan Wiriya Alrahman mengikuti rapat koordinasi kesiapan lahan proyek PSEL secara daring dari Command Center Kantor Wali Kota Medan.

MEDAN, METRODAILY — Pemerintah Kota (Pemko) Medan mempercepat kesiapan lahan dan infrastruktur pendukung untuk pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Sekretaris Daerah Wiriya Alrahman dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Lahan dan Sarana Prasarana Pendukung Calon Lokasi PSEL yang digelar secara daring dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/4/2026).

Dalam paparannya, Wiriya menyebutkan Pemko Medan telah menyiapkan lahan seluas 4,98 hektare yang sepenuhnya merupakan aset pemerintah daerah. Lahan tersebut berupa rawa bekas tambak yang saat ini tengah dipersiapkan melalui proses pematangan.

Baca Juga: April, PAD Medan Tembus 19,91% dari Target Tahunan Rp3,8 Triliun

“Pada 2026, direncanakan penambahan lahan seluas 9,46 hektare, sehingga total keseluruhan mencapai 14,44 hektare sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap proyek PSEL,” ujarnya.

Ia juga meluruskan informasi terkait keberadaan badan air di lokasi proyek. Menurutnya, data tersebut merujuk pada peta rencana detail tata ruang (RDTR), bukan kondisi riil di lapangan saat ini.

Dari aspek teknis dan keamanan, lokasi PSEL yang berdekatan dengan TPA Terjun akan dilengkapi langkah mitigasi, salah satunya melalui penanaman vegetasi sebagai pembatas antara area timbunan sampah lama dengan fasilitas baru.

Baca Juga: Pengedar Sabu di Aek Batu Ditangkap, Polisi Sita 1,76 Gram dan Alat Transaksi

Akses menuju lokasi melalui kawasan Marelan dinilai cukup memadai untuk mobilisasi alat berat. Meski demikian, peningkatan kualitas jalan akan dilakukan seiring dengan masuknya tahap konstruksi.

Wiriya menambahkan, jarak permukiman warga sekitar 600 meter dari lokasi proyek dinilai masih dalam batas aman untuk meminimalkan potensi dampak sosial. Sementara itu, kebutuhan air untuk operasional telah dikoordinasikan dengan PDAM guna memastikan ketersediaan pasokan.

Pemko Medan juga menegaskan kesiapan dalam menjamin suplai sampah sebagai bahan baku utama PSEL, sekaligus menuntaskan pematangan lahan agar proyek dapat segera berjalan.

Baca Juga: Rutan Kabanjahe Gelar Aksi Bersih-Bersih Fasilitas Umum di Masjid Agung

“Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat proses lelang oleh pemerintah pusat, sehingga pembangunan PSEL bisa segera direalisasikan,” tegasnya. (Rel)

Editor : Editor Satu
#proyek psel #pemko medan