Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Hapus Stigma “Anak Tiri”, Rico Waas Prioritaskan 35% Anggaran untuk Medan Utara

Admin Metro Daily • Senin, 16 Maret 2026 | 10:05 WIB

 

Wali Kota Medan Rico Waas saat Safari Ramadan di Masjid Al Huda, Medan Labuhan, Senin (16/3/2026), menegaskan prioritas pembangunan Medan Utara dengan alokasi 35 persen anggaran.
Wali Kota Medan Rico Waas saat Safari Ramadan di Masjid Al Huda, Medan Labuhan, Senin (16/3/2026), menegaskan prioritas pembangunan Medan Utara dengan alokasi 35 persen anggaran.

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kota (Pemko) Medan menegaskan komitmen mempercepat pembangunan di kawasan Medan bagian Utara dengan mengalokasikan 35 persen anggaran pembangunan tahun 2026.

Langkah ini diambil untuk menghapus stigma wilayah pesisir sebagai “anak tiri” pembangunan.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat Safari Ramadan di Masjid Al Huda, Jalan Rawe IV, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (16/3/2026).

“Fokus pembangunan tahun ini kita arahkan ke Medan Utara. Kami ingin masyarakat di Medan Labuhan, Belawan, Deli, hingga Marelan merasakan pembangunan yang setara,” ujar Rico.

Ia menjelaskan, prioritas utama pembangunan mencakup perbaikan infrastruktur jalan serta pembenahan sistem drainase yang selama ini menjadi keluhan warga, terutama terkait banjir dan aksesibilitas kawasan.

Menurutnya, kebijakan pengalokasian anggaran tersebut merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui DPRD Kota Medan, sekaligus bagian dari upaya pemerataan pembangunan antarwilayah.

Selain infrastruktur, Pemko Medan juga mendorong penguatan fungsi sosial keagamaan melalui masjid.

Rico menekankan pentingnya peran Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial seperti narkoba, tawuran, dan judi online.

Pemko Medan, lanjutnya, telah menyiapkan program pemberdayaan pemuda berbasis kecamatan, termasuk pelatihan keterampilan seperti barista dan pangkas rambut, guna membuka peluang ekonomi baru.

“Masjid harus menjadi pusat pembinaan, bukan hanya spiritual, tetapi juga ekonomi. Anak muda harus punya aktivitas positif dan produktif,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pemko Medan juga menyalurkan berbagai bantuan untuk Masjid Al Huda, di antaranya hibah Rp50 juta untuk pembangunan masjid, bantuan sosial Rp10 juta, paket Ramadan, serta santunan bagi 50 anak yatim piatu.

Selain itu, diserahkan pula dukungan pemberdayaan berupa akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, 100 bibit cabai, program budidaya ikan dalam ember, serta fasilitas penunjang seperti rak dan buku bacaan hingga akses e-book.

Pemko Medan juga menghadirkan layanan kesehatan dan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat setempat selama kegiatan berlangsung.

Menutup kegiatan, Rico mengajak masyarakat memaknai Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idulfitri.

Pemko Medan optimistis, melalui kombinasi pembangunan infrastruktur dan penguatan basis sosial masyarakat, kawasan Medan Utara akan mengalami peningkatan kualitas hidup secara signifikan dalam waktu dekat. (Rel)

Editor : Admin Metro Daily
#Wali Kota Medan Rico Waas #safari ramadan #medan utara