Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Rico Waas Pastikan Karya Pemenang Lomba Invensi Medan Diimplementasikan

Editor Satu • Jumat, 13 Februari 2026 | 14:00 WIB

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat di Medan.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat di Medan.

Pelajar SMP Tembus Final

MEDAN, METRODAILYRico Tri Putra Bayu Waas memastikan karya pemenang Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat Seri II tahun 2026 akan diimplementasikan menjadi program nyata Pemerintah Kota Medan.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Medan saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar Pemko Medan melalui Badan Riset Daerah Kota Medan di Gedung Serbaguna PKK, Jalan Rotan, Medan Petisah, Kamis (12/2/2026).

Menurut Rico Waas, lomba tersebut menjadi perwujudan tagline “Medan untuk Semua, dan Semua untuk Medan” yang membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh tersentralisasi hanya dari pemerintah. Kami ingin menyerap ide dari masyarakat. Masyarakat harus ikut berinovasi dan mengabdi, lalu hasilnya kita kembalikan untuk kepentingan publik,” ujar Rico Waas didampingi Sekda Wiriya Alrahman, Kepala Brida Benny Iskandar, Kepala Inspektorat Erfin Fahrurrazi, dan Kadis Kominfo Arrahmaan Pane.

Baca Juga: Kejari Asahan Musnahkan Barang Bukti 59 Perkara Inkracht

Ia menekankan hubungan pemerintah dan masyarakat harus bersifat kolaboratif. Pemerintah menyerap gagasan warga, mengolahnya menjadi program, kemudian mengimplementasikannya untuk kemaslahatan bersama. Dengan pola itu, inovasi tidak hanya bergantung pada institusi, tetapi tumbuh dari kesadaran kolektif masyarakat.

Rico Waas juga menyoroti masih kurangnya perhatian terhadap karya inovatif anak bangsa. Menurutnya, banyak temuan dari putra daerah, termasuk dari Medan, yang belum terpublikasi dan belum dimanfaatkan secara optimal.

Ia menilai Kota Medan memiliki potensi besar melahirkan inovator berdaya saing nasional hingga internasional. Hal itu terlihat dari latar belakang peserta yang beragam, mulai akademisi lintas perguruan tinggi hingga pelajar SMP yang mampu bersaing di tingkat final.

Baca Juga: Terjang Tapteng, Air Deras Dipenuhi Material Kayu dan Tanggul Jebol

“Dari judul-judulnya saja sudah terlihat potensi nasional. Pesertanya multi latar belakang, bahkan ada pelajar SMP yang mampu mengalahkan ratusan peserta lainnya,” katanya.

Rico Waas menegaskan lomba inovasi daerah tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Setiap karya yang terbukti efektif akan diadopsi menjadi program resmi Pemko Medan.

“Kita serap, kita olah, lalu kita jadikan program. Kalau berfungsi baik, pemerintah kota langsung mengimplementasikan di lapangan,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut berkembang menjadi gerakan inovasi yang berkelanjutan. Sejak tahun lalu, Pemko Medan rutin menyelenggarakan lomba inovasi daerah sebagai wadah resmi penyaluran kreativitas dan riset terapan masyarakat.

Baca Juga: Polisi Evakuasi Warga Terjebak Banjir di Tapanuli Tengah

Rico Waas juga menegaskan komitmennya menjadikan Medan sebagai kota pendidikan yang melahirkan inovator tangguh dan karya yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Brida Benny Iskandar mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Lomba Invensi dan Pengabdian Masyarakat Seri II menunjukkan tren positif pada awal 2026. Sebanyak 181 peserta, baik perorangan maupun kelompok, mendaftar dalam ajang tersebut.

Setelah melalui seleksi administrasi, peserta memasuki tahap final berupa presentasi 10 besar kategori Pengabdian kepada Masyarakat dan 15 besar kategori Invensi. Awalnya kategori invensi hanya menetapkan 10 finalis, namun ditambah menjadi 15 karena persaingan nilai yang ketat.

Baca Juga: Enam Kecamatan di Tapteng Kembali Dikepung Banjir dan Longsor

Menurut Benny, kategori Pengabdian kepada Masyarakat tidak hanya diikuti dosen dan mahasiswa, tetapi juga pelajar tingkat SMP. Salah satu pelajar SMP bahkan berhasil masuk babak final.

Selain menyerahkan hadiah lomba, Rico Waas juga memberikan penghargaan kepada lima organisasi perangkat daerah (OPD) terinovatif Kota Medan tahun 2025 serta menandatangani nota kesepahaman dengan sejumlah perguruan tinggi. (rel)

Editor : Editor Satu
#Wali Kota Medan Rico Waas #Lomba Invensi Medan