Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Diserbu, Transaksi Pasar Murah Pemko Medan Tembus Rp3,2 Miliar

Editor Satu • Selasa, 23 Desember 2025 | 15:40 WIB

Warga memadati salah satu titik Pasar Murah Pemko Medan untuk membeli kebutuhan pokok bersubsidi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Warga memadati salah satu titik Pasar Murah Pemko Medan untuk membeli kebutuhan pokok bersubsidi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

MEDAN, METRODAILY — Antusiasme warga menyambut Natal dan Tahun Baru 2026 tercermin dari tingginya transaksi di Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kota Medan. Hingga hari terakhir pelaksanaan, total transaksi di 53 titik pasar murah mencapai lebih dari Rp3,2 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas UKM Koperasi dan Perindustrian Perdagangan (Perindag) Kota Medan Citra Effendi Capah menyebutkan, akumulasi transaksi hingga 19 Desember 2025 tercatat sebesar Rp3.245.559.160.

“Total transaksi kebutuhan pokok di 53 titik pasar murah sampai 19 Desember 2025 mencapai Rp3,24 miliar lebih,” ujar Citra saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025).

Baca Juga: Satyalencana Pengabdian Puluhan Tahun, Rutan Kabanjahe Teguhkan Disiplin ASN

Empat Komoditas Paling Diburu

Citra menjelaskan, pasar murah menyediakan delapan jenis kebutuhan pokok, namun terdapat empat komoditas utama yang paling diminati warga. Keempatnya adalah beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng.

Rinciannya, beras terjual sebanyak 76.320 kilogram, gula pasir 74.200 kilogram, telur mencapai 450.000 butir, serta minyak goreng sebanyak 22.764 liter.

Sementara itu, kebutuhan pokok lainnya juga tetap diminati meski dengan volume lebih kecil. Tepung terigu tercatat terjual 5.100 kilogram, kacang kupas 1.700 kilogram, margarin 564 kilogram, serta sirup sebanyak 108 lusin.

“Angka transaksi ini masih berpotensi bertambah karena di hari terakhir pasar murah masih berlangsung,” kata Citra yang didampingi Kepala Bidang Perdagangan Indra Gunawan.

Baca Juga: Medan Kirim 5 Armada ke Aceh Tamiang, Ini Kata Damkarmat

Medan Tuntungan Jadi Titik Terpadat

Dari sisi sebaran wilayah, Kecamatan Medan Tuntungan tercatat sebagai kawasan dengan permintaan kebutuhan pokok tertinggi. Di kecamatan tersebut terdapat enam titik pasar murah, menjadikannya wilayah dengan jumlah titik terbanyak.

Sedangkan untuk tingkat kelurahan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, menjadi wilayah dengan permintaan kebutuhan pokok tertinggi selama pelaksanaan pasar murah.

“Secara total per kecamatan, penyaluran dan permintaan terbesar ada di Medan Tuntungan,” jelas Citra.

Baca Juga: Dari Tanah Karo untuk Sumatera: Bupati Lepas Bantuan Rp161 Juta bagi Korban Banjir dan Longsor

Subsidi Rp671 Juta

Pasar murah yang digelar selama 10 hari di 53 titik tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko Medan menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi jelang hari besar keagamaan. Untuk mendukung program ini, Pemko Medan mengalokasikan subsidi sebesar Rp671.808.500 untuk bahan kebutuhan pokok yang dijual kepada masyarakat. (rel)

Editor : Editor Satu
#pasar murah pemko medan #jelang nataru