Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Banjir Medan, Uni Emirat Arab Kirim 30 Ton Beras dan Ratusan Bantuan Logistik

Editor Satu • Senin, 15 Desember 2025 | 14:00 WIB
Wali Kota Medan Rico Waas menerima bantuan kemanusiaan dari Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab Shaima Al Hebsi di Posko Bantuan Bencana Kota Medan, Sabtu (13/12/2025).
Wali Kota Medan Rico Waas menerima bantuan kemanusiaan dari Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab Shaima Al Hebsi di Posko Bantuan Bencana Kota Medan, Sabtu (13/12/2025).

MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Kota Medan menerima bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir dan cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut.

Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Shaima Al Hebsi, dan diterima Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Posko Bantuan Bencana Kota Medan, Gedung PKK, Medan Petisah, Sabtu (13/12/2025).

Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang ditunjukkan Pemerintah dan masyarakat Uni Emirat Arab kepada warga Kota Medan yang tengah menghadapi musibah banjir.

“Pemko Medan mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas solidaritas yang diberikan Uni Emirat Arab melalui bantuan logistik untuk warga terdampak banjir di Kota Medan,” ujar Rico Waas.

Rico Waas menjelaskan, bantuan yang disalurkan Pemerintah Uni Emirat Arab meliputi beras sebanyak 30 ton, serta 300 paket bantuan yang masing-masing berisi sembako, perlengkapan bayi, dan perlengkapan ibadah salat.

Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan kepada masyarakat Kota Medan yang terdampak banjir.

“Kondisi Kota Medan belum sepenuhnya pulih. Masih banyak masyarakat yang terdampak dan membutuhkan bantuan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi susulan. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di Kota Medan, termasuk hujan lebat disertai angin kencang.

“Ini menjadi kewaspadaan bersama agar penanganan bisa segera dilakukan apabila masyarakat kembali terdampak dan membutuhkan logistik serta peralatan pendukung,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga mengungkapkan keinginan untuk melanjutkan pertemuan dengan pihak Uni Emirat Arab guna membahas peluang kerja sama antara UEA dan Pemerintah Kota Medan di berbagai sektor.

“Kota Medan memiliki potensi besar untuk kerja sama, baik di bidang pendidikan, kuliner, maupun kebudayaan. Mudah-mudahan ke depan ada pembicaraan lanjutan,” ujarnya.

Rico Waas menegaskan, selain bantuan dari Pemerintah UEA, dukungan juga diberikan oleh Bulan Sabit Merah (Red Crescent) Uni Emirat Arab, yang menunjukkan kepedulian internasional terhadap penanganan bencana di Kota Medan.

Penerimaan bantuan tersebut turut disaksikan Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setdako Medan Seri Inderahayu. (Rel)

Editor : Editor Satu
#bantuan logistik #banjir medan #uni emirat arab