MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan fokus Pemko Medan pada pemulihan pasca banjir dan penanganan banjir menjadi prioritas pembangunan di tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan saat Safari Isya di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Danau Singkarak, Medan Barat, Selasa (9/12/2025) malam.
“Kita masih merasakan duka akibat banjir besar beberapa waktu lalu, yang menyebabkan kerugian materil termasuk kerusakan rumah dan perabotan warga,” kata Rico Waas.
Sebagai langkah konkret, Wali Kota menginstruksikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempermudah pengurusan dokumen kependudukan yang rusak akibat banjir. “Banyak dokumen penting milik warga yang terdampak, dan harus segera dipulihkan,” jelasnya.
Rico Waas juga menghimbau warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan, termasuk Puskesmas dan rumah sakit, jika merasakan gangguan kesehatan pasca-banjir. “Manfaatkan UHC yang ada,” tegasnya.
Ia menegaskan, penanganan banjir akan menjadi fokus utama pembangunan Kota Medan pada 2026. “Penyelesaian masalah banjir akan menjadi fokus kami untuk ditangani tahun depan,” ujarnya.
Bantuan dan Layanan di Safari Isya
Dalam kegiatan Safari Isya yang juga dihadiri Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, Sekda Wiriya Alrahman, pimpinan perangkat daerah, dan para alim ulama, Pemko Medan menyerahkan berbagai bantuan, antara lain:
-
Hibah Rp50 juta untuk pembangunan masjid
-
Bantuan sosial Rp10 juta
-
70 bibit cabai dalam polybag
-
Satu set tenis meja
-
Rak buku dan satu set buku
Selain itu, Pemko Medan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta layanan pengurusan perizinan bagi warga yang membutuhkan. (rel)
Editor : Editor Satu