Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Buka Festival Pasar Rakyat, Rico Waas: Momentum Dongkrak Ekonomi UMKM dan Pedagang

Editor Satu • Minggu, 16 November 2025 | 08:32 WIB

 

Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman membuka Festival Pasar Rakyat di area Parkir Pusat Pasar, Sabtu (15/11/2025). Acara ini menjadi momentum penguatan ekonomi UMKM dan pedagang pasar.
Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman membuka Festival Pasar Rakyat di area Parkir Pusat Pasar, Sabtu (15/11/2025). Acara ini menjadi momentum penguatan ekonomi UMKM dan pedagang pasar.

MEDAN, METRODAILY — Festival Pasar Rakyat kembali digelar di Kota Medan dan disebut menjadi momentum penting untuk menguatkan ekonomi UMKM serta pedagang tradisional.

Event yang berlangsung di area parkir Pusat Pasar, Sabtu (15/11/2025), ini dibuka Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman.

Festival yang digelar atas kerja sama PUD Pasar Kota Medan dan Adira Finance ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga rangkaian pelatihan, akses permodalan, hingga edukasi keuangan bagi pedagang.

Sekda menilai penyelenggaraan festival di Pusat Pasar sangat tepat karena berada langsung di pusat aktivitas perdagangan.

“Pedagang adalah motor ekonomi bangsa. Tanpa pedagang, roda ekonomi pasti terganggu,” tegas Wiriya.

Pemko Medan, kata Wiriya, mengapresiasi kolaborasi PUD Pasar dan Adira Finance. Selain festival, kerja sama kedua pihak juga terwujud melalui CSR berupa perbaikan fasilitas fisik seperti pintu harmonika, kamar mandi, hingga mural dinding di Pusat Pasar.

Dukung Modernisasi Pasar Tradisional

Wiriya menegaskan bahwa Pemko Medan ingin mempertahankan pasar tradisional, tetapi dengan pengelolaan yang lebih modern. Salah satu indikatornya adalah kebersihan, kenyamanan, serta sirkulasi udara yang baik.

“Sirkulasi udara jangan diubah fungsinya. Kalau terganggu, kenyamanan pedagang dan konsumen juga ikut terganggu,” ujar Sekda yang hadir bersama Asisten Ekbang Citra Effendi Capah.

Ia meminta PUD Pasar menjaga lingkungan pasar tetap bersih dan nyaman agar masyarakat tetap memilih berbelanja di pasar tradisional.

Wiriya juga menyinggung budaya tawar-menawar sebagai kekhasan yang harus dipertahankan.

“Ada kepuasan tersendiri ketika konsumen bisa menawar dan pedagang memberi harga terbaik. Komunikasi seperti ini khas pasar tradisional dan harus dijaga,” tambahnya.

Dalam festival ini, tersedia fasilitas permodalan bagi pedagang. Namun Sekda menegaskan lembaga keuangan tidak boleh berhenti pada pemberian modal semata.

“Pedagang harus dibina agar bisa mengelola keuangannya dengan baik. Modal tanpa pengelolaan yang tepat justru bisa menjadi masalah ke depan,” jelasnya.

Perkuat Sarana dan Budaya Pasar

Sebelumnya, Plt Dirut PUD Pasar Medan Agus Syahputra mengatakan festival ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Adira Finance untuk menjaga budaya pasar rakyat sekaligus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar.

“Sinergi ini bukan sekadar menghadirkan keramaian, tetapi memperkuat pasar rakyat agar tetap hidup, modern, dan relevan,” kata Agus. (Rel)

Editor : Editor Satu
#Pusat Pasar Medan #Festival Pasar Rakyat