Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Penanganan Banjir di Medan Jangan Hanya 'Tambal Sulam'

Pran Hasibuan • Jumat, 17 Oktober 2025 | 07:10 WIB
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen kembali mendesak agar pemko serius dalam penanganan banjir di Ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen kembali mendesak agar pemko serius dalam penanganan banjir di Ibukota Provinsi Sumatera Utara.

MEDAN, METRODAILY — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Wong Chun Sen, menyoroti serius lemahnya penanganan banjir yang terus berulang di berbagai titik Kota Medan.

Ia mendesak Pemerintah Kota Medan agar tidak lagi bersikap reaktif dan seremonial, melainkan mengambil langkah konkret dan berkelanjutan untuk mengatasi akar masalah banjir yang kian kronis.

Menurut Wong, banjir yang terus melanda sejumlah kecamatan setiap kali hujan deras bukan lagi fenomena musiman, melainkan indikasi kegagalan tata kelola infrastruktur kota dan lemahnya pengawasan drainase.

“Kami dari DPRD sangat menyayangkan kondisi ini terus berulang. Banjir bukan lagi peristiwa musiman, tapi sudah menjadi masalah kronis yang harus diselesaikan tuntas oleh Pemko Medan,” tegas dia kepada wartawan, Kamis (16/10).

Politisi PDI Perjuangan itu meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Konstruksi (SDABMK) segera melakukan investigasi mendalam terhadap penyebab utama banjir yang merendam beberapa kawasan baru-baru ini.

“Dinas SDABMK harus fokus. Cari tahu akar masalahnya — apakah karena drainase dangkal, penyempitan saluran air, atau tata ruang yang tidak terkendali. Harus ada hasil kajian yang jelas dan rencana aksi yang terukur,” ujar politisi PDIP tersebut.

Selain persoalan teknis, Wong menyoroti aspek kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi, terutama peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dinilai belum optimal dalam memberikan respon cepat kepada masyarakat terdampak.

"Begitu ada laporan banjir, BPBD harus langsung sigap. Dari evakuasi, penyediaan logistik darurat, sampai koordinasi dengan dinas terkait. Jangan sampai masyarakat merasa dibiarkan berjuang sendiri menghadapi bencana ini,” ujar Wong.

Ia menilai, ketidakterpaduan antarinstansi menjadi salah satu penyebab utama lambatnya penanganan di lapangan.

Karena itu, DPRD Medan akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kinerja OPD terkait, termasuk penyerapan anggaran penanganan banjir yang dinilai belum efektif.

"Banjir ini sudah terlalu lama jadi beban warga. Pemko Medan harus punya peta jalan yang konkret, bukan hanya tambal sulam proyek drainase setiap tahun,” pungkas Wong.

Desakan DPRD ini menambah tekanan bagi Pemko Medan yang hingga kini belum mampu memberikan solusi permanen terhadap persoalan banjir yang terus menghantui warganya, terutama di tujuh kecamatan yang baru-baru ini terdampak bencana tersebut. (pwh)

Editor : Editor Satu
#banjir #DPRD Medan #Wong Chun Sen #banjir medan #pemko medan