Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pemko Medan Buka Diri untuk Imigran Pencari Suaka, Tetap Utamakan Keamanan Warga

Editor Satu • Selasa, 16 September 2025 | 14:42 WIB

Wali Kota Medan Rico Waas menerima perwakilan UNHCR dan IOM terkait penanganan imigran di Balai Kota Medan.
Wali Kota Medan Rico Waas menerima perwakilan UNHCR dan IOM terkait penanganan imigran di Balai Kota Medan.

MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pemko membuka diri terhadap imigran pencari suaka secara kemanusiaan, namun tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan warga sekitar lokasi penampungan.

Penekanan ini disampaikan saat menerima kunjungan perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) di Balai Kota Medan, Senin (15/9/2025). Saat ini, terdapat sekitar 1.200 imigran dari berbagai negara yang ditampung di sejumlah lokasi di Kota Medan.

Didampingi Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan H.M. Sofyan, Kadis Sosial Khoiruddin Rangkuti, Kaban Kesbangpol Andi Mario Siregar, dan Kadis P3AMP2KB Edliaty, Rico Waas menegaskan tidak ingin kasus penolakan warga terhadap imigran seperti yang terjadi di Aceh terjadi di Medan.

Baca Juga: Portal Parkir Elektrik Pasar Baru Panyabungan Dibuka Sementara

“Penanganan imigran harus dilakukan secara humanis dan baik. Kami meminta UNHCR dan IOM menjalin koordinasi erat dengan perangkat daerah terkait,” katanya.

Menurut Oktina Hafanti, Protection Associate UNHCR, imigran di Medan berasal dari Afghanistan, Irak, Iran, Sudan, Pakistan, dan Somalia, dengan mayoritas berasal dari Somalia.

Banyak dari mereka telah menetap lebih dari 10 tahun, berharap mendapat suaka ke negara ketiga seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Kanada. Lamanya mereka di Medan disebabkan negara ketiga belum menerima mereka, bahkan Amerika Serikat menutup kedatangan imigran.

Baca Juga: Tanpa Persetujuan, Ijazah Capres-Cawapres Tak Bisa Diakses Publik

UNHCR menawarkan dua program bagi imigran:

  1. Private Sponsorship – keluarga imigran di luar negeri dapat mensponsori mereka kembali.

  2. Talent Beyond Boundaries (TBB) – bagi imigran yang memiliki keahlian khusus, bisa ditempatkan di negara yang membutuhkan.

Perwakilan IOM, Kathleen Lina, menambahkan, biaya tempat tinggal dan makan para imigran ditanggung IOM. Imigran dewasa mendapat Rp1.750.000 per bulan, sedangkan anak-anak Rp800.000. Saat ini, imigran ditampung di 12 lokasi di Medan, dan IOM telah beroperasi di Medan sejak 2005. (rel)

Editor : Editor Satu
#imigran #pemko medan