Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Tenaga Ahli Wali Kota Medan Diduga Makan Gaji Buta, Publik Minta Transparansi

Pran Hasibuan • Senin, 28 Juli 2025 | 18:45 WIB
Penampakan malam hari Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 2, Medan.
Penampakan malam hari Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 2, Medan.

MEDAN, METRODAILY — Tenaga Ahli Wali Kota Medan, Rio Adrian Sukma dikabarkan terdaftar di bawah naungan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Medan, bersama dengan teman satu partainya alias 'bestienya' dari Nasional Demokrat (NasDem): Gea dan Alwi Maksudi.

Publik mulai mempertanyakan kinerja para TA tersebut, mengingat untuk menggaji mereka menggunakan pajak rakyat Kota Medan. Informasi yang berhasil dihimpun, gaji mereka bervariasi nilainya mulai dari Rp5 jutaan hingga Rp13 juta perbulan. Menariknya lagi, para TA yang berada di Bagian Prokopim Setdako Medan saat ini berjumlah hampir 12 orang. Termasuk sejumlah orang TA yang dikabarkan masih terdaftar bawaan dari wali kota era Bobby Nasution.

"Bagian Prokopim harusnya terbuka akan hal tersebut karena mereka semua itu digaji pakai uang rakyat. Diterangkan juga apa-apa saja tugas pokok dan fungsi mereka sebagai tenaga ahli," ujar Sekretaris Wilayah DPW LSM LIRA Sumut, Andi Nasution saat dimintai pendapat, Senin, 28 Juli 2025.

Berdasarkan informasi yang diperoleh LIRA, banyak TA di Pemko Medan tidak berkinerja maksimal. Seperti jarang masuk kantor namun tetap menerima gaji bulanan. Pelaporan terhadap kinerja mereka juga patut dipertanyakan, item-item apa saja yang dikerjakan setiap bulan.

"Kami mencium pemborosan APBD Medan untuk gaji para TA di lingkungan Pemko Medan, disinyalir kuat kebanyakan dari mereka hanya makan gaji buta tanpa berbasis kinerja sesuai yang diharapkan," tegas Andi.

'Hilang Ditelan Bumi'
Sejak insiden penghadangan yang dilakukannya terhadap jurnalis di balai kota, Rio Adrian bak 'hilang ditelan bumi'. Di Kantor Wali Kota Medan, sosok yang juga Sekretaris NasDem Medan itu sudah jarang terlihat. Menurut informasi di internal Bagian Prokopim, juga membenarkan soal ketidakhadiran Rio Adrian belakangan waktu ini.

Bahkan di lapangan pun, saat ada agenda Wali Kota Rico Waas bertemu dengan masyarakat, Rio Adrian sudah jarang menampakkan diri untuk mendampingi 'junjungannya' tersebut.

Terkesan Tutupi
Plt Kabag Prokopim Setdako Medan, M Agha Novrian, terkesan masih menutupi rapat-rapat soal informasi keberadaan Rio Adrian Cs sebagai TA di internalnya. Termasuk mengenai tupoksi kerja dan gaji yang mereka peroleh setiap bulannya.

"Segera kita cek ya," ujarnya singkat lewat pesan WhatsApp, Senin (28/7).

Lebih lanjut ketika ditanya mengenai tidak adanya rekomendasi partai, atau justru karena permintaan wali kota terhadap ketiganya untuk bertugas sebagai TA, Agha Novrian yang juga Sekretaris Kominfo Medan ini, enggan menjawab dengan lugas. Bahkan saat disinggung mengenai adanya sertifikat pendukung ketiganya menduduki posisi TA wali kota, Agha terkesan memberikan jawaban tidak nyambung.

"Sama-sama, bang," pungkas dia.

Hingga berita ini dikirimkan ke redaksi, Rio Adrian belum bersedia memanfaatkan ruang hak jawab yang diberikan wartawan kepadanya. Sedangkan Alwi Maksudi yang dikonfirmasi perihal ini, sempat membalas dengan menjawab salam tanpa menyentuh substansi pertanyaan.

"Waalaikumsalam, bang," ucapnya. (pwh)

Editor : Prans Metro
#Bidang Prokopim Setdako Medan #Wali Kota Medan Rico Waas #NasDem Medan #tenaga ahli #sekretaris nasdem medan #Rio Adrian Sukma #pemko medan #Rico Waas