MEDAN, METRODAILY — Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan menyoroti lambannya penyelesaian pembangunan Medan Islamic Centre (MIC) yang hingga kini belum juga rampung.
Sekretaris Fraksi Demokrat, Muslim Harahap, menyatakan banyak masyarakat khususnya warga Medan Utara, yang menyampaikan aspirasi dan keluhan mengenai progres pembangunan MIC yang tak kunjung selesai, padahal proyek tersebut telah dimulai sejak 2020.
“Banyak pengaduan yang kami terima, baik secara langsung maupun melalui pesan WhatsApp. Warga mempertanyakan kapan pembangunan Islamic Centre itu rampung dan bisa digunakan. Ini sudah berlangsung sejak tahun 2020, tapi belum selesai juga,” ujarnya kepada wartawan, Senin (16/6).
Selain itu, Fraksi Demokrat menyoroti kondisi pasar-pasar UMKM yang tersebar di beberapa kecamatan, namun terbengkalai akibat ketidakjelasan pengelolaan.
“Pasar-pasar UMKM di Medan Marelan, Medan Tembung, dan beberapa kecamatan lain tidak jelas siapa pengelolanya. Bahkan, di Lapangan Merdeka, di bagian bawah yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM, juga tidak jelas siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya. Ini perlu diperjelas,” tegas Muslim.
Fraksi Demokrat mendesak Pemerintah Kota Medan untuk memberikan penjelasan dan langkah konkret terhadap dua persoalan tersebut agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. (pwh)
Editor : Prans Metro