Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

DPRD Medan Siap Usulkan Pembangunan Kolam Renang Berstandar Nasional

Admin Metro Daily • Selasa, 20 Mei 2025 | 14:02 WIB
Suasana audiensi pengurus Akuatik Indonesia dengan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen pada Senin (19/5).
Suasana audiensi pengurus Akuatik Indonesia dengan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen pada Senin (19/5).

MEDAN, METRODAILY — Ketua DPRD Kota Medan, Drs. Wong Chun Sen, menyatakan keprihatinannya setelah mengetahui bahwa Kota Medan belum memiliki kolam renang berstandar nasional. Hal ini disampaikannya usai menerima audiensi pengurus Akuatik Indonesia di ruang kerjanya, Senin (19/5).

Dalam pertemuan tersebut, para pengurus Akuatik Indonesia menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi atlet renang di Medan, salah satunya adalah ketiadaan fasilitas latihan yang memadai. Wong mengaku terkejut dengan kondisi tersebut dan berkomitmen akan mendorong Pemko Medan untuk mencari solusi.

“Saya akan mempelajari dan mengusulkan kepada Pemko Medan agar segera mencari lokasi yang tepat untuk membangun kolam renang berstandar nasional, baik untuk atlet maupun masyarakat umum,” ujar Wong.

Rafriandi Nasution, caretaker panitia pelaksana pelantikan pengurus Akuatik Indonesia, mengungkapkan bahwa selama ini para atlet hanya bisa berlatih di Kolam Renang Selayang, milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yang merupakan satu-satunya kolam berstandar nasional di Medan.

“Sebagian besar kolam renang yang ada saat ini dikelola swasta dan tidak memenuhi standar nasional. Ukuran ideal kolam renang standar nasional adalah panjang 50 meter dan lebar 25 meter,” ungkap dia.

Ia pun menyarankan agar Kolam Renang Deli di Jalan Sutomo, Medan Timur, dijadikan aset Pemko Medan dan ditingkatkan menjadi fasilitas berstandar nasional.

“Lokasinya strategis, luas, dan sudah dikenal masyarakat. Ini bisa menjadi solusi ideal,” tambahnya.

Rafriandi juga menekankan pentingnya pengembangan olahraga renang sebagai sarana pembinaan generasi muda. Menurutnya, minat pelajar terhadap olahraga renang dapat menjadi alternatif positif untuk mencegah kenakalan remaja.

“Dengan memberikan peluang kepada remaja menjadi atlet, mereka tidak hanya mengejar prestasi tetapi juga diarahkan pada kegiatan positif. Namun, dukungan pemerintah kota sangat dibutuhkan, terutama dalam penyediaan fasilitas,” katanya.

Sebagai catatan, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut 2024, hanya satu atlet renang dari Kota Medan yang berhasil lolos sebagai juara, hal ini mencerminkan perlunya pembinaan lebih serius.

Terkait rencana Musyawarah Kota (Muskot) dan pelantikan pengurus baru Akuatik Indonesia, Wong Chun Sen menyatakan dukungannya dan berjanji akan hadir dalam acara tersebut. Ia menyambut baik semangat para pengurus dalam memajukan olahraga renang di Kota Medan.

Turut hadir dalam audiensi pengurus Akuatik Indonesia lainnya, yakni Tiopan Munthe, Vazzar Hafis, Suardi, Ruri Zuleiriko, Haikal Molyalin, dan Wahril. (pwh)

Editor : Prans Metro
#Pengurus Akuatik Indonesia #DPRD Medan #Wong Chun Sen