Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dorong Urban Farming, Wali Kota Medan Serahkan Mandat ke Koordinator Kecamatan Tani Merdeka

Editor Satu • Senin, 12 Mei 2025 | 11:20 WIB

 

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dukung program Urban Farming dalam sebuah kegiatan yang digelar Minggu (11/5/2025).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dukung program Urban Farming dalam sebuah kegiatan yang digelar Minggu (11/5/2025).

MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menunjukkan komitmennya terhadap program Urban Farming.

Dalam sebuah kegiatan yang digelar Minggu (11/5/2025), ia secara resmi menyerahkan mandat kepada para Koordinator Kecamatan Tani Merdeka Indonesia Kota Medan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor UPT Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Jalan Keramat Indah, Medan Denai.

Hadir pula sejumlah pejabat daerah, seperti Asisten Ekbang Setda Kota Medan Agus Suriyono, Kadis Ketahanan Pangan Gelora KP Ginting, Plt Kabag Prokopim Agha Novrian, serta Camat Medan Denai.

Rico Waas menekankan pentingnya peran koordinator dalam menciptakan inovasi dan solusi pertanian, terlebih di tengah keterbatasan lahan di perkotaan.

“Saya ingin program Urban Farming di Kota Medan benar-benar berjalan. Para koordinator harus kreatif menciptakan ruang-ruang pertanian, bahkan di area perkantoran, ruko, atau pekarangan rumah,” ujarnya.

Ia juga berharap Tani Merdeka Indonesia bisa melibatkan masyarakat secara aktif dan turut mendukung gagasan Presiden Prabowo dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, peran petani sangat vital dalam menjaga ketersediaan pangan bagi warga.

“Kalau petani berhenti bertani, kita semua akan kesulitan. Apa yang akan kita makan?” ucap Rico Waas, mengingatkan.

Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Medan, Agus Suriyono, turut menyampaikan bahwa organisasi ini baru dilantik pada 21 Desember 2024 lalu.

Namun mereka langsung tancap gas dengan menggencarkan program urban farming, berkolaborasi hingga tingkat kelurahan.

“Kami sudah mulai pemetaan dan pemanfaatan pekarangan serta lahan kosong untuk pertanian. Selain itu, kami juga mengembangkan peternakan dan perikanan skala rumah tangga, salah satunya untuk membantu pencegahan stunting di Medan,” ujar Agus.

Dengan semangat kolaboratif dan peran aktif masyarakat, program Urban Farming di Medan diharapkan menjadi solusi nyata menghadapi tantangan pangan di wilayah perkotaan. (Rel)

Editor : Editor Satu
#Wali Kota Medan Rico Waas #urban farming