MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya penguatan tata kelola aset dan pelayanan publik sebagai bagian dari transformasi birokrasi di lingkungan Pemko Medan.
Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat bersama jajaran Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan, Selasa (8/4), di Kantor Wali Kota Medan.
Didampingi Sekda Wiriya Alrahman dan sejumlah pejabat terkait, Rico mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya fisik suatu proyek, namun juga dari perencanaan awal berbasis data dan riset, serta komitmen jangka panjang terhadap pemeliharaan aset yang sudah dibangun.
“Pembangunan bukan hanya membangun, tapi juga bagaimana merawat. Kita tidak ingin aset yang baru selesai justru terbengkalai karena tidak ada perhatian lanjutan,” ujar Rico.
Salah satu perhatian Wali Kota adalah perawatan Gedung Warenhuis, aset baru yang telah direvitalisasi dan menjadi ikon baru Kota Medan. Ia menegaskan perlunya strategi manajemen aset yang memastikan gedung-gedung seperti Warenhuis tetap fungsional dan estetis.
“Kita harus update kondisi setiap aset. Segera siapkan serah terima pengelolaan kepada perangkat daerah terkait agar jelas siapa yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Selain soal aset, Rico juga menyoroti pentingnya reformasi pelayanan publik, termasuk pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ia meminta Dinas PKPCKTR memberikan layanan yang cepat, sederhana, dan tidak membingungkan masyarakat.
“Profesionalisme dan efisiensi menjadi kunci. Jangan sampai masyarakat kesulitan karena birokrasi yang berbelit,” ujarnya.
Rico juga memberi catatan kritis terhadap kondisi Stadion Kebun Bunga, di mana puing sisa pembangunan masih berserakan dan tanaman vertikal mati akibat kurang perawatan. Menurutnya, hal-hal seperti ini tidak boleh luput dari perhatian.
“Setiap hasil kerja kita harus punya umur panjang. Jangan sampai hanya bertahan satu atau dua tahun. Ini soal tanggung jawab,” kata Rico.
Ia menutup arahannya dengan mengajak jajaran Dinas PKPCKTR untuk terbuka terhadap masalah yang dihadapi di lapangan. “Jangan sungkan melapor. Kita satu tim. Kalau ada kendala, sampaikan. Tujuan kita sama, yaitu menjadikan Medan kota yang tertata dan nyaman,” tutupnya. (rel)
Editor : Editor Satu