Dibiayai Penuh APBD Medan, Bobby Resmikan Underpass HM Yamin
Editor Satu• Rabu, 15 Januari 2025 | 17:45 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meresmikan Underpass Jalan HM Yamin, Medan Timur, Rabu (15/1/25).
MEDAN, METRODAILY – Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meresmikan Underpass Jalan HM Yamin, Medan Timur, Rabu (15/1/25).
Proyek strategis ini menjadi kebanggaan tersendiri karena sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan tanpa melibatkan dana dari pemerintah pusat atau pihak swasta.
Dengan nilai anggaran sebesar Rp163 miliar yang berasal dari APBD Tahun Anggaran 2023-2024, pembangunan underpass ini rampung dalam 16 bulan.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bobby Nasution, didampingi Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, dan sejumlah pejabat Forkopimda.
“Alhamdulillah, underpass HM Yamin kini resmi digunakan. Ini adalah salah satu wujud nyata Pemko Medan dalam memberikan solusi atas kemacetan, dan yang paling membanggakan, proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh APBD Kota Medan,” ujar Bobby.
Bobby menekankan bahwa pembangunan ini mencerminkan komitmen Pemko Medan untuk mandiri dalam membiayai infrastruktur strategis demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kemampuan Kota Medan untuk membiayai proyek sebesar ini menunjukkan pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien.
“Tidak semua kota mampu membangun infrastruktur besar seperti ini hanya dengan menggunakan APBD. Ini bukti bahwa Kota Medan memiliki sumber daya yang cukup untuk membangun tanpa harus bergantung pada pihak lain,” jelas Bobby.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution, meresmikan Underpass Jalan HM Yamin, Medan Timur, Rabu (15/1/25).
Spesifikasi Proyek
Pj Sekda Kota Medan, Topan Obaja Putra Ginting, menjelaskan bahwa underpass sepanjang 426 meter dengan lebar 10 meter ini dilengkapi trotoar 6 meter di kedua sisi. Untuk mencegah banjir, underpass dilengkapi reservoir dan sistem pompa air langsung ke Sungai Deli.
“Seluruh pembiayaan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, menggunakan APBD. Ini mencerminkan bahwa kepercayaan masyarakat Medan terhadap pengelolaan anggaran daerah telah diwujudkan dalam bentuk infrastruktur yang berdampak langsung pada kehidupan mereka,” kata Topan.
Di akhir acara, Bobby mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini.
“Proyek ini bukan hanya sekadar pembangunan, tetapi juga simbol kemandirian Kota Medan. Saya harap masyarakat bisa menjaga fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya. (Net)