MEDAN, METRODAILY — Zakiyuddin Harahap memberikan solusi atas semakin berkurangnya lahan perkuburan atau Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Medan.
Hal ini disampaikannya untuk menjawab keluhan masyarakat Kelurahan Karang Berombak di Jalan Karsa Ujung (Lapangan Baru), Kecamatan Medan Barat.
"Saya sangat memahami kondisi minimnya TPU ini. Masalah ini bukan hanya dialami oleh Kota Medan, tapi juga kota-kota metropolitan lainnya," ucap Zakiyuddin saat temu ramah warga yang digagas Anggota DPRD Kota Medan Fraksi PAN, Abdul Rahman Nasution, Senin sore (26/8/2024).
Menurut bakal calon wakil wali Kota Medan ini, layaknya kota-kota besar lain, saat ini memang cukup sulit untuk bisa menemukan lahan kosong di Medan, apalagi yang berada di luar wilayah Medan Utara.
"Namun bukan berarti lahannya tidak ada. Pasti ada, asal kita memang serius untuk menyediakannya," ujar dia.
Pasangan Rico Waas ini menegaskan komitmennya kepada warga Kota Medan untuk menjadikan masalah ketersediaan TPU sebagai salah satu yang harus mereka realisasikan saat nanti menerima mandat dari rakyat.
Sebagai langkah untuk merealisasikan ketersediaan lahan TPU, pasangan Rico-Zaki akan menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan guna dimanfaatkan sebagai TPU pada wilayah-wilayah Kota Medan yang kekurangan lahan perkuburan.
"Nantinya, kita akan berfokus untuk menambah anggaran pembebasan lahan di Dinas Perkim (PKPCKTR) Kota Medan. Sebab intinya memang di situ, kita harus siapkan anggaran yang cukup untuk pembebasan lahan. TPU ini sangat penting, hal ini merupakan fasilitas yang memang harus disiapkan pemerintah untuk kepentingan masyarakat umum," kata Zakiyuddin disambut tepuk tangan meriah.
Pembebasan lahan untuk TPU sejatinya juga mendukung peraturan yang ditegaskan Pemerintah Pusat melalui UU No.26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang yang mengatur proporsionalitas ruang terbuka hijau atau RTH sebanyak 30 persen, baik RTH publik maupun RTH privat. Sementara, pemerintah daerah merupakan pihak yang berkewajiban untuk memenuhi ketersediaan RTH tersebut.
Zakiyuddin pun bersyukur, dibawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution pembebasan lahan untuk RTH terus dilakukan. Bila diberi kepercayaan oleh masyarakat memimpin Kota Medan periode 2025-2030, Rico-Zaki akan meningkatkan pembebasan lahan untuk RTH tersebut, salah satunya dengan menambah lahan TPU di Kota Medan.
"Hingga saat ini kawasan RTH di Kota Medan terus ditambah, namun memang belum mencapai 30 persen. Sementara, Pemko Medan punya kewajiban untuk menambah kawasan RTH-nya. Jadi bisa dikatakan, pembebasan lahan untuk TPU ini memiliki banyak manfaat. Selain sebagai fasilitas lahan perkuburan, lahan TPU juga akan menambah kawasan RTH yang dimiliki Kota Medan. Ini dua hal yang sejalan," pungkasnya.
Salah seorang tokoh masyarakat Kelurahan Karang Berombak, H Musni, sebelumnya menyampaikan bahwa lahan perkuburan di wilayah tersebut sudah hampir penuh. Ia pun berharap, lahan TPU di kawasan itu dapat ditambah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Lahan kuburan kami ini hampir penuh, sudah 80 persen terisi. Kami berharap ada lahan perkuburan yang diberikan kepada kami di sini," ungkapnya.
Diakuinya bahwa warga Karang Berombak lainnya turut mendoakan Zakiyuddin Harahap untuk dapat terpilih sebagai wakil wali kota di Pilkada Medan 2024.
"Semoga langkah Bapak Zakiyuddin diridai Allah SWT menjadi wakil wali kota Medan. Pak Zakiyuddin ini cucu seorang ulama juga anak seorang ulama. Kami pun berharap Bapak Zakiyuddin bisa menjadi pemimpin Kota Medan yang berjiwa ulama, layaknya Ayahanda Pak H. Saleh Harahap yang pernah memimpin Tapanuli Selatan dengan jiwa ulama yang dimilikinya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami warga Karang Berombak mendukung Pak Zakiyuddin," pungkas Musni. (*)
Editor : Prans Metro