MEDAN, METRODAILY — Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan, H Zakiyuddin Harahap, punya cara unik menyerap aspirasi warga. Salah satunya dari warung kopi alias warkop. Warkop di Kota Medan, diketahui selain tempat untuk minum kopi dan tongkrongan, juga sebagai wadah silaturahmi antarwarga.
Zakiyuddin Harahap kali ini memilih Warung Kopi Tiam Nainggolan di Jalan AR Hakim No.152 Medan Area, Kota Medan, sebagai tempat menyerap aspirasi warga. Di salah satu tempat ngopi legendaris Kota Medan tersebut, Bang Zaki, sapaan akrab Zakiyuddin Harahap, disambut hangat pemilik warung, AR Nainggolan. Ia turut didampingi Anggota DPRD Medan terpilih dari Partai Gerindra, Zulkarnaen, serta beberapa warga setempat yang biasa nongkrong di sana.
Pembicaraan tampak mengalir dengan suasana kekeluargaan yang begitu santai membahas sejumlah isu terkini mulai dari politik, ekonomi kerakyatan hingga soal pendidikan dan kesehatan. Bang Zaki juga turut mengenalkan dirinya yang berniat maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan 2024, sebagai wakil wali kota berpasangan dengan Rico Waas.
Sebagaimana di beberapa tempat atau forum saat bertemu masyarakat, Bang Zaki mengutarakan niat untuk membenahi Kota Medan lebih baik ke depannya. Fokusnya antara lain ingin memperbaiki pelayanan kesehatan, pendidikan, dan membangun kawasan Medan Utara. Sebagai putra daerah yang lahir dan besar di Medan, Bang Zaki menginginkan pemerataan pembangunan seluruh wilayah Kota Medan dapat diwujudkan di masa pemerintahan mereka kelak.
Sembari menyeruput kopi tubruk khas warung tersebut, Bang Zaki dan AR Nainggolan tampak akrab berdiskusi. AR Nainggolan juga tampak banyak memberikan masukan dan aspirasi secara langsung kepada Bang Zaki.
"Membangun Kota Medan yang kita cintai ini, harus bersama-sama dan merangkul semua pihak. Tanpa dukungan berbagai elemen masyarakat, saya dan Rico Waas takkan mungkin mampu berbuat," ujarnya.
Bang Zaki meyakini, bertemu warga dari warung-warung kopi seperti ini akan banyak mendapat aspirasi dan masukan positif untuk pembangunan Kota Medan ke depan. Baginya, lewat silaturahmi pula dapat menambah pergaulan dan rezeki.
Bercengkrama dengan masyarakat sejatinya sudah menjadi kebiasaan bagi Zakiyuddin Harahap. Hal itu dampak pergaulannya yang luas selama ini baik di organisasi kemasyarakatan maupun partai politik.
"Terimakasih atas kunjungannya, pak, semoga selalu diberi kesehatan," ujar AR Nainggolan sembari menyalami Bang Zaki yang izin untuk berpamitan.
Kopi Tiam Nainggolan berdiri sejak 1980-an, dan menjadi salah satu warung kopi legendaris di Kota Medan. Pelanggan warung kopi tersebut didominasi warga Tionghoa yang berdomisili di sekitar kawasan Pasar Sukaramai, sehingga warung itu dibuat dengan nama kopi Tiam. (*)
Editor : Prans Metro