Bocah Koin Masih Marak di Pelabuhan Ajibata, Danau Toba
Editor Satu• Rabu, 21 Mei 2025 | 13:05 WIB
Sejumlah bocah koin terlihat berenang di sekitar kapal penyeberangan di Pelabuhan Ajibata, Danau Toba, demi mengais lemparan uang dari wisatawan. Aksi ini dinilai membahayakan keselamatan.
AJIBATA, METRODAILY – Fenomena bocah koinmasih marak ditemukan di kawasan Pelabuhan Ajibata, Danau Toba, meski kawasan ini sudah ditetapkan sebagai salah satu destinasi wisata prioritas nasional.
Bocah-bocah ini nekat berenang mendekati kapal demi mengejar uang koin atau lembaran yang dilempar wisatawan.
Kehadiran mereka kerap menarik perhatian wisatawan, terutama turis asing. Aksi nekat bocah-bocah ini, yang berenang di perairan dalam dengan ombak cukup tinggi, dianggap sebagai atraksi tak resmi.
Tak jarang wisatawan merasa iba lalu melemparkan uang ke arah mereka.
Namun, di balik aksi tersebut, tersimpan risiko besar. Para bocah itu kerap berenang di area rawan, tepat di jalur kapal yang tengah bersandar atau akan berlayar. Potensi tertabrak kapal atau tenggelam sangat tinggi, terlebih bila mereka mengalami kram atau kelelahan di tengah air.
"Ini membahayakan keselamatan anak-anak dan mencoreng wajah pariwisata kita," ujar salah satu petugas pelabuhan.
Tak hanya berisiko bagi keselamatan, keberadaan bocah koin juga dikeluhkan karena dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung. Beberapa dari mereka bahkan berteriak dengan nada memaksa atau menggunakan kata-kata tidak sopan untuk meminta uang.
Fenomena ini menjadi ironi di tengah gencarnya upaya pemerintah mempercantik Danau Toba sebagai kawasan wisata unggulan. Masih adanya bocah koin mencerminkan persoalan sosial dan kesejahteraan warga di sekitar kawasan wisata tersebut.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah tegas dan solutif untuk menertibkan praktik berbahaya ini, sekaligus memberdayakan anak-anak dan keluarga mereka agar tidak lagi menjadikan "minta koin" sebagai mata pencaharian. (net)